Jokowi: Saya Tahu Siapa yang Suka Impor Migas
Jumat, 29 November 2019 | 04:23 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap bahwa dirinya mengetahui pihak-pihak yang diuntungkan oleh impor minyak dan gas dan mengatakan tidak akan segan "mengganggu" mereka demi menyehatkan neraca perdagangan dan neraca berjalan.
Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat membahas neraca perdagangan dan upaya pemerintah menggenjot ekspor dan menekan impor, dalam ajang Pertemuan Tahunan Bank Indonesia di Jakarta, Kamis (28/11/2019) malam.
"Kita tahu yang banyak kita ekspor adalah bahan-bahan mentah, raw material, seperti timah, nikel, bauksit, batubara. Padahal ini kalau diolah dalam turunan menjadi barang setengah jadi akan meningkatkan nilai tambah yang luar biasa," kata Presiden.
"Kenapa lama tidak kita lakukan? Karena kita senang impor. Ada yang senang impor dan tidak mau diganggu impornya, baik yang minyak, baik yang LPG. Ini yang mau saya ganggu."
Presiden mengatakan pemerintah menjalankan program sangat penting untuk menekan impor migas, salah satunya pencampuran biodiesel sebanyak 20% (B-20), dan akan dilanjutkan ke B-30 tahun depan, lalu B-50.
Presiden memperingatkan pihak-pihak yang "suka impor" migas itu agar sama sekali tidak mengganggu program pemerintah tersebut.
"Saya tahu yang impor siapa sekarang. Dan saya sudah sampaikan kalau mengganggu acara B-20, acara B-30, hati-hati pasti akan saya gigit orang itu," ujar Presiden dengan nada bercanda.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




