ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Vision+ Jadi Platform Streaming Online Enam Besar di Indonesia

Rabu, 24 Februari 2021 | 13:06 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Vision+, anak usaha PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV).
Vision+, anak usaha PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV). (Dok)

Jakarta, Beritasatu.com - Anak usaha PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV), Vision+ mencatat pertumbuhan dan perkembangan pesat selama 1 tahun terakhir. Platform streaming video online berlangganan tersebut menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia.

Berdasarkan riset Comscore, Vision+ menduduki peringkat keenam situs hiburan yang paling banyak dikunjungi di Indonesia. Vision+ memiliki lebih 1,6 juta pelanggan berbayar dengan 33 juta pengguna aktif bulanan (monthly active users/MAU). Sedangkan data Media Partners Asia (MPA) menunjukkan terdapat 5,1 juta pelanggan SVOD langsung (2020) di Indonesia. Dari jumlah tersebut 31% merupakan pelanggan untuk Vision+. "Kami senang dengan perkembangan dan kinerja IPTV dan unit bisnisnya. Memasuki tahun 2021, kami berharap IPTV memiliki pertumbuhan lebih solid," kata Presiden Direktur IPTV Ade Tjendra, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/2/2021).

Melalui berbagai inisiatifnya, Vision+ akan terus menjadi layanan streaming video online terkuat di pasar. "IPTV telah mengubah model bisnisnya di seluruh anak perusahaannya agar lebih efektif dan efisien," kata dia.

Vision+ terus mendominasi pasar melalui konten eksklusif yang komprehensif, dalam bentuk saluran berbayar sesuai dan fitur video on demand (VOD) yang diproduksi Vision Pictures. Selain itu, platform online ini juga memiliki saluran free-to-air lokal dan pilihan saluran premium internasional terlengkap.

ADVERTISEMENT

Secara historis, kinerja saluran FTA pada platform berbasis pelanggan di Indonesia selalu kuat, yang menyumbang lebih dari 70% pemirsa TV-berbayar dan OTT pada periode tertentu.

Kinerja positif juga dicatatkan K-Vision yang konsisten melanjutkan pertumbuhan mendominasi pasar TV berbayar prabayar. Pada Januari 2021 memecahkan rekor rate akuisisi sebanyak 514.000 pelanggan dengan total 5,74 juta pelanggan per 21 Februari 2021. Di tahun ini, K-Vision menargetkan penjualan voucher top up bulanan mencapai Rp 40 juta, meningkat dibanding capaian per bulan Rp 13 juta pada semester kedua 2020 silam.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kolaborasi Digital Tingkatkan Akses Konten Hiburan Berkualitas

Kolaborasi Digital Tingkatkan Akses Konten Hiburan Berkualitas

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT