Stimulus Pendukung UMKM Jadi Fokus Pasar
Logo BeritaSatu

Stimulus Pendukung UMKM Jadi Fokus Pasar

Jumat, 26 Februari 2021 | 10:36 WIB
Oleh : Muhammad Ghafur Fadillah / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Fokus pasar pada akhir pekan tertuju pada stimulus fiskal yang diberikan pemerintah kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Stimulus ini bertujuan untuk mempermudah kegiatan UMKM.

Dalam riset harian Pilarmas Sekuritas, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menjelaskan, ada tiga kemudahan yang diberikan kepada UMKM untuk memulai usahanya di dalam negeri. Langkah tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM.

Beleid ini merupakan aturan turunan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Adapun PP 7/2021 ini telah dan mulai berlaku sejak 3 Februari 2021 lalu.

Secara rinci, Bahlil memaparkan tiga kemudahan ini diantaranya yakni dari segi legalitas dalam pendirian perseroan terbatas bagi usaha menengah kecil (UMK), nomor induk berusaha (NIB) sebagai perizinan tunggal bagi UMKM, pembinaan pemenuhan standar produk dari pemerintah, dan pembebasan biaya perizinan bagi UMKM.

Dengan kebijakan tersebut diharapkan proses NIB yang biasanya memakan waktu yang lama dapat dipersingkat menjadi 2 hingga 3 jam. Dengan waktu yang lebih singkat para UMKM dapat lebih cepat mendapatkan akses ke perbankan, sehingga memungkinkan untuk ekspansi bisnis. Untuk diketahui 64 juta yang berada di Indonesia, sebanyak 50% berada pada sektor informal.

Lebih lanjut, kemudahan yang kedua yakni dari segi produksi dan pembiayaan. Dalam bagian ini pemerintah akan mendukung pembiayaan dan permodalan, penyediaan bahan baku dan proses produksi, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia UMKM.

"Hal ini memungkinkan pelaku UMKM dapat mengajukan pembiayaan meskipun baru memiliki NIB. Lewat PP 7/2021 pemerintah memberikan jaminan dalam belanja negara wajib ambil dari UMKM sekurang-kurangnya 40%,” jelasnya, Jumat (26/2/2021).

Terakhir, pemerintah juga berkomitmen untuk membantu UMKM dalam mengelola pasca produksi atau pemasaran agar lebih berkembang. Salah satu cara yang dilakukan pemerintah adalah dengan mengalokasikan sebanyak 30% dari lahan komersial, tempat perbelanjaan, dan infrastruktur yang diberikan kepada UMKM dengan alokasi minimal 40% dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah untuk produk UMKM.

"Komitmen tersebut tentu diperlukan guna mendukung pelaku usaha UMKM dapat bertumbuh, sehingga dapat mendukung ekspansi yang juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Subang Smartpolitan Diminati 60 Investor Asing

Total lahan Subang Smartpolitan yang diminati oleh para investor sudah mencapai lebih dari 200 hektare.

EKONOMI | 26 Februari 2021

Raih Pinjaman Rp 275 M, Adi Sarana Armada Tambah Kendaraan Sewa

Perseroan berharap kontribusi yang lebih besar, sejalan dengan perubahan gaya berbelanja masyarakat yang beralih pada e-commerce.

EKONOMI | 26 Februari 2021

IHSG Berpotensi Menguat, Cermati 6 Saham Ini

Bina Artha Sekuritas merekomendasikan saham ASII, BRPT, INDY, INTP, WEGE, WIKA.

EKONOMI | 26 Februari 2021

Pantau Deforestasi, SMART Gandeng Satelligence

Kerja sama tersebut dibangun dalam rangka pemantauan risiko deforestasi secara hampir real-time di seluruh area konsesi Sinar Mas.

EKONOMI | 26 Februari 2021

Bursa Eropa Ditutup Melemah, Pasar Pantau Pergerakan Obligasi

Indeks Stoxx600 turun 0,36%, DAX Jerman turun 0,69%, FTSE Inggris turun 0,11%, CAC Prancis turun 0,24%, FTSE MIB Italia turun 0,15%.

EKONOMI | 26 Februari 2021

Wall Street Anjlok, Investor Lari ke Obligasi

Dow Jones Industrial Average turun 1,8% ke 31.402, S&P 500 turun 2,5% ke 3.829,34. Nasdaq turun 3,5% ke 13.119,43.

EKONOMI | 26 Februari 2021

Pelaku Usaha Ultra Mikro Diguyur Dana Rp 1,5 Triliun

Penyaluran pembiayaan oleh Pegadaian ini, untuk membantu para pengusaha Ultra Mikro naik kelas dan mengerakkan kelesuan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

EKONOMI | 25 Februari 2021

Kempupera Targetkan Tol Ciawi-Sukabumi Seksi Cigombong-Cibadak Selesai Agustus 2021

Saat ini Seksi 2 ruas Cigombong - Cibadak sepanjang 11,9 Km progres konstruksinya telah mencapai 76,50%.

EKONOMI | 25 Februari 2021

Kemkop dan UKM, BI, dan Lembaga Pembiayaan Terus Tingkatkan Literasi Keuangan UMKM

Perbankan dan seluruh lembaga pembiayaan akan terus meningkatkan literasi keuangan.

EKONOMI | 25 Februari 2021

Pelindo 1 Bidik Pendapatan Rp 4,1 Triliun

PT Pelindo 1 menargetkan pendapatan sebesar Rp 4,113 triliun sepanjang tahun 2021.

EKONOMI | 25 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS