ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Subsidi Ongkir Harbolnas Diharapkan Bantu UMKM Luar Jakarta, Bukan Impor

Minggu, 11 April 2021 | 13:10 WIB
H
FB
Penulis: Herman | Editor: FMB
Customer paxel menerima box.
Customer paxel menerima box. (istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com – Guna meningkatkan konsumsi masyarakat dan mendorong penjualan daring (online), pemerintah menyiapkan dana Rp 500 miliar untuk menyubsidi ongkos kirim (ongkir) dari pembelian barang melalui online pada Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) jelang Lebaran 2021.

Terkait kebijakan tersebut, Ketua Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) Zaldy Ilham Masita mengaku belum mengetahui secara detail bagaimana nantinya subsidi ongkir tersebut diberikan. Namun ia berharap nantinya pemberian subsidi ongkir ini bisa tepat sasaran, khususnya untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia.

"Kita belum tahu bagaimana detail subsidi transaksi belanja online sebesar Rp 500 miliar dalam bentuk free ongkir. Harapannya, jangan sampai subsidi itu malah dipakai untuk belanja produk impor di marketplace," kata Zaldy yang juga Co-Founder Paxel kepada Beritasatu.com, Minggu (11/4/2021).

Zaldy menyampaikan, sebaiknya subsidi ongkir tersebut dipakai untuk membantu seller di luar Jakarta bahkan luar Jawa agar bisa menjual produknya ke wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) dengan ongkos kirim yang lebih murah, di mana produk yang paling banyak bisa membantu UMKM salah satunya adalah makanan lokal.

ADVERTISEMENT

"Ini yang perlu jadi fokus subsidi ongkir Rp 500 miliar kalau ingin berdampak luas pada UMKM dan peningkatan daya beli masyarakat," kata Zaldy.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa stimulus ini merupakan amanat dari Presiden Jokowi yang berpesan untuk tetap menjaga tren pemulihan ekonomi sembari terus memulihkan aspek kesehatan masyarakat dari pandemi Covid-19. "Oleh karena itu (stimulus) yang terkait dengan demand side (permintaan) perlu dilanjutkan," ujarnya.

Program Harbolnas Ramadan rencananya akan diselenggarakan selama 5 hari (H-10 hingga H-6 Idulfitri), bekerja sama dengan asosiasi, platform digital, pelaku UMKM, produsen lokal, dan para pelaku logistik lokal.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Mendag Ungkap Transaksi Harbolnas 2025 Tembus Rp 36,4 Triliun

Mendag Ungkap Transaksi Harbolnas 2025 Tembus Rp 36,4 Triliun

EKONOMI
Dompet Aman! 8 Trik Belanja Kado Natal dan Tahun Baru Saat Harbolnas

Dompet Aman! 8 Trik Belanja Kado Natal dan Tahun Baru Saat Harbolnas

LIFESTYLE
Belanja Aman! 4 Cara Mudah Mengenali Produk Palsu Saat Harbolnas

Belanja Aman! 4 Cara Mudah Mengenali Produk Palsu Saat Harbolnas

EKONOMI
Daftar Smartphone yang Turun Harga Gila-gilaan pada Harbolnas 2025

Daftar Smartphone yang Turun Harga Gila-gilaan pada Harbolnas 2025

OTOTEKNO
Cara Menyusun Wishlist Hemat untuk Harbolnas 2025

Cara Menyusun Wishlist Hemat untuk Harbolnas 2025

LIFESTYLE
7 Produk Terbaik Wajib Diburu Saat Harbolnas Setiap Tahunnya

7 Produk Terbaik Wajib Diburu Saat Harbolnas Setiap Tahunnya

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon