Imbal Hasil Turun, Harga SUN Diperkirakan Kembali Menguat
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Imbal Hasil Turun, Harga SUN Diperkirakan Kembali Menguat

Minggu, 6 Juni 2021 | 15:53 WIB
Oleh : Muhammad Ghafur Fadillah / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Pergerakan harga surat utang negara (SUN) pada pekan depan diperkirakan menguat seiring menurunnya imbal hasil (yield) tenor 10 tahun ke level 6,3% sampai 6,7%.

Head of Economic Research Pefindo Fikri C Permana menjelaskan, penguatan ini akan dibayangi oleh meningkatnya Purchasing Manager Index (PMI) Manufacturing Indonesia dan tingkat inflasi yang terjaga. “Saya pikir-pikir optimisme di sektor riil juga akan sangat positif,” jelasnya kepada Investor Daily, Minggu (6/6/2021).

Dia mengatakan, penyerapan surat utang negara dan global bond yang cukup baik pada pasar primer dua pekan lalu. Meski demikian, Fikri melanjutkan, peningkatan US Treasury, inflasi Amerika Serikat (AS) dan jobless claims yang lebih tinggi dari ekspektasi dapat memberikan tekanan terhadap harga SUN.

“Saya harap pekan depan sentimen dari global ini masih bisa terkendali, di sisi lain sentimen yang mempengaruhi harga SUN yakni kenaikan harga minyak yang dikhawatirkan mendorong kenaikan inflasi global dan memberikan penguatan tambahan mata uang AS,” ujarnya.

Untuk diketahui, pada Selasa (8/6/2021), pemerintah berniat menggelar lelang surat utang negara dengan target indikatif Rp 30 triliun dan target maksimal yakni Rp 45 triliun. Adapun penerbitan ini dilakukan pemerintah untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2021.

Penerbitan ini dibagi dalam enam seri, yakni SPN12210909 dengan tenor 9 September 2021, lalu SPN12220527 memiliki tenor 27 Mei 2022, FR0086 tenor 15 April 2026, FR0087 15 tenor Februari 2031, kemudian FR008815, FR0083, FR0089, masing-masing bertenor 15 Juni 2036, 15 April 2040 dan 15 Agustus 2051.

Fikri optimis, pemerintah mampu menyerap target indikatif maksimal yakni Rp 45 triliun, sejalan dengan kebutuhan pendanaan yang besar dari Kementerian Keuangan pada kuartal II 2021. Adapun investor yang berminat adalah sektor perbankan lantaran kondisi penyaluran kredit yang masih belum bertumbuh signifikan.

Dari sisi investor asing, lelang kali ini cukup menarik untuk dikoleksi lantaran stabilitas rupiah dan real yield-nya yang sangat menarik dibandingkan negara peers seperti India ataupun Thailand. Pada lelang kali ini, Fikri memproyeksikan asing dapat masuk berkisar hingga Rp 10 hingga Rp 20 triliun.

Secara terpisah, Analis Pilarmas Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan, pekan depan pasar obligasi bertenor 5 tahun akan bergerak pada rentang 5,45% – 5,55%, 10 tahun di 6,40% – 6,45%, 15 tahun di 6,33%-6,45% dan 20 tahun di 7,0%-7,10%.

Menurut Nico, kesuksesan lelang obligasi sukuk pekan lalu diharapkan dapat mendorong lelang obligasi konvensional dan mampu mendatangkan total penawaran di atas Rp 50 triliun. Perinciannya obligasi jangka pendek sebanyak 65%, jangka menengah 10%, dan jangka panjang 25%.

“Berbicara mengenai optimisme pemulihan ekonomi, pelaku pasar dan investor akan sangat menantikan pertemuan FOMC meeting yang akan terjadi bulan ini. Ditambah dengan menyebarnya kabar yang mengatakan bahwa The Fed akan melakukan diskusi mengenai rencana mengurangi portfolio obligasi corporate bond-nya, meskipun tidak dalam jumlah yang besar,” pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sandiaga Uno Dorong Industri Kopi Jadi Penggerak Ekonomi

Dikatakan Sandiaga, Indonesia selama ini dikenal sebagai episentrum kopi di dunia.

EKONOMI | 6 Juni 2021

Kesepakatan G7 Buka Peluang Indonesia Tarik PPh Perusahaan Multinasional

Menurut ekonom Indef Nailul Huda, kesepakatan G7 tersebut apabila nantinya direalisasikan akan memberi angin segar bagi sistem perpajakan Indonesia.

EKONOMI | 6 Juni 2021

Apresiasi Program Integrasi Ekosistem Ultra Mikro, Darmadi: BUMN Hadir Bersama Wong Cilik

Anggota Komisi VI DPR Darmadi Durianto mengapresiasi program Integrasi Ekosistem Ultra Mikro yang diluncurkan tiga perusahaan BUMN yakni BRI, Pegadaian dan PNM.

EKONOMI | 6 Juni 2021

Pemerintah Dorong Swasta Tingkatkan Rantai Pasok Material Konstruksi

Kempupera menyebut permintaan cold roll coil (CRC) sebagai bahan baku baja lapis alumunium seng masih tinggi.

EKONOMI | 6 Juni 2021

Bali Dibuka, Destinasi Tirta Nusantara Optimistis Kinerja di Semester II Membaik

Terkait target kinerja, angkanya sebut Sadewa sangat bergantung pada pembukaan border bagi wisatawan mancanegara (wisman).

EKONOMI | 6 Juni 2021

BTN Dorong Santri Jadi Pengembang Perumahan

PT Bank Tabungan Negara Tbk menggandeng Pondok Pesantren Tebuireng di Jombang, Jawa Timur menggelar Pelatihan BTN Santri Developer Kebangsaan 2021.

EKONOMI | 6 Juni 2021

Sinergi Kemkop dan UKM - IPB Kembangkan Model Bisnis Untuk Petani Tanaman Hias Bogor

Teten tekankan bahwa yang diperlukan saat ini dalam pengembangan koperasi, usaha, mikro, kecil dan menengah (KUMKM) di Indonesia adalah membangun modern.

EKONOMI | 6 Juni 2021

Unik-unik, Desain Interior Kabin Kelas Ekonomi Maskapai di Masa Depan

Crystal Cabin Awards adalah penghargaan yang diberikan atas inovasi interior pesawat.

EKONOMI | 6 Juni 2021

Pemkot Baubau Minta Sistem Resi Gudang Segera Dibangun

Pemkot Baubau, Sulawesi Tenggara berharap pembangunan sistem resi gudang (SRG) bisa menampung komoditas petani setempat.

EKONOMI | 6 Juni 2021

Stimulus Listrik Disetop Mulai Juli 2021

emerintah akan menghentikan stimulus tarif listrik selama pandemi Covid-19 terhitung mulai Juli 2021 mendatang, sejalan dengan pulihnya kondisi perekonomian.

EKONOMI | 6 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS