INA Sebut Ada Minat Investasi Asing Rp 231,4 Triliun
Selasa, 13 Juli 2021 | 15:34 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Lembaga Pengelola Investasi atau Indonesia Investment Authority (INA) menyebutkan, ada minat investasi mencapai US$16 miliar atau sekitar Rp 231,4 triliun (kurs Rp 14.466 per dolar) dari luar negeri ke Indonesia melalui lembaga tersebut.
"Terdapat sejumlah investor asing yang sudah berbicara dengan INA dan sudah menunjukkan minatnya untuk berinvestasi melalui INA," kata Direktur Risiko INA, Marita Alisjahbana, di acara Investor Daily Summit 2021, Selasa (13/7/2021).
Marita menjelaskan, beberapa di antaranya bersifat government to government (G to G) dengan nilai mencapai US$ 16 miliar yang terdiri atas Uni Emirat Arab (UEA) US$ 10 miliar, Japan Bank for International Cooperation (JBIC) US$ 4 miliar, dan U.S. International Development Finance Corporation (US DFC) US$ 2 miliar.
"Investor asing yang sampai sekarang yang sudah banyak diajak bicara dan sudah bekerja sama dengan INA atau sudah menunjukkan minatnya itu adalah yang dari hubungan G to G yang sudah sering dengar dari UEA US$ 10 miliar, JBIC sudah mengatakan US$ 4 miliar, dari US DFC US$ 2 miliar," kata Marita.
Selain itu, kata Marina, juga ada investor global yang merupakan investor finansial serta dengan korporasi dari sektor tertentu yang berminat menanamkan investasinya ke Indonesia.
"Misal untuk strategic partner itu mungkin akan dari korporasi yang akan bergerak dari bidang itu dan juga ada domestic player seperti BPJS Tenaga Kerja dan ini semua sudah bekerja sama dengan INA ini," kata Marita.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




