Logo BeritaSatu

Hipmi Jaya Dukung Langkah Presiden Jokowi Benahi BUMN

Jumat, 22 Oktober 2021 | 20:52 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia DKI Jakarta Raya (Hipmi Jaya) mendukung langkah pemerintah dalam melakukan pembenahan dan perubahan di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Ketua Bidang BUMN Hipmi Jaya, Shandy Mandela Simanjuntak, mengatakan, pembenahan dan perubahan BUMN harus terus berjalan, sehingga menjadi perusahaan yang profesional.

"Sepakat dengan Presiden Jokowi untuk membuat BUMN profesional. Karena itu, Hipmi Jaya mendorong agar BUMN meningkatkan kinerjanya sesuai nilai profesionalisme. Budaya BUMN seperti birokrat Hindia Belanda harus ditinggalkan dan benar-benar menerapkan budaya korporat,” kata Shandy dalam keterangan persnya, Jumat (22/10/2021).

Shandy mengatakan, budaya birokrat Hindia Belanda itu diantaranya geraknya lambat dan inginnya dilayani bukannya memberikan pelayanan terbaik.

"Zaman sudah berubah, budaya harus berubah pula. BUMN harus gercep (gerak cepat, red), melayani, dan berorientasi pada pertumbuhan. BUMN bertumbuh bersama meningkatnya kemakmuran rakyat,” imbuhnya.

Shandy menyampaikan, sudah semestinya BUMN menjadi lokomotif perekonomian negara, bukannya menjadi beban negara. "Sudah berkali-kali disuntik (modal), terus sakit lagi, sakit lagi. Apa itu bukan beban (negara)?” kata Shandy.

"Ke depan BUMN harus menjadi lokomotif perekonomian negara dengan gerbongnya itu adalah UMKM. Karena BUMN itu aset negara dan mengurusi hajat hidup orang banyak. Sementara, UMKM itu usaha yang dilakukan oleh orang banyak,” lanjutnya.

Shandy menyampaikan, BUMN sering kali selama ini bukannya menjadi lokomotif perekonomian, tapi menjadi beban UMKM, tidak hanya menjadi beban negara.

"UMKM yang orang-orang Hipmi berkali-kali ketika bekerja sama dengan BUMN dan pekerjaannya sudah selesai, tapi pembayarannya telat. Dan ini beban bagi UMKM. Nah ini, (salah satu) contoh BUMN tidak menerapkan nilai profesionalisme itu," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai BUMN kerap mendapat proteksi sehingga tidak berani berkompetisi.

"Sehingga kalau yang lalu-lalu BUMN-BUMN terlalu keseringan kita proteksi, sakit, tambahin PMN (Penyertaan Modal Negara), sakit, kita suntik PMN. Maaf, terlalu enak sekali," kata Presiden Jokowi dalam tayangan di kanal Youtube Sekretariat Presiden yang diunggah pada Sabtu (16/10/2021).

Presiden Jokowi menyampaikan hal itu saat memberikan arahan kepada para Direktur Utama BUMN di Hotel Meruorah Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis (14/10/2021).

"Berkompetisi tidak berani, bersaing tidak berani, mengambil risiko tidak berani. Bagaimana profesionalisme kalau itu tidak dijalankan? Jadi tidak ada lagi yang namanya proteksi-proteksi, sudah lupakan Pak Menteri yang namanya proteksi-proteksi," tegas Presiden.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Serikat Pekerja Asuransi Jiwasraya Tolak Di-PHK

Kementerian BUMN disebut berencana untuk menutup bisnis PT Asuransi Jiwasraya (Persero) pada semester I-2022.

EKONOMI | 30 November 2022

Pendidikan Luar Negeri Bisa Bantu Dongkrak Ekonomi RI

British Council mengatakan bahwa Indonesia bisa mencetak SDM unggul lewat pendidikan luar negeri. Ini bisa berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.

EKONOMI | 30 November 2022

Apindo: Kenaikan UMP Berdampak Buruk bagi Kelangsungan Usaha

Ditambah dengan kenaikan UMP yang cukup tinggi, Apindo melihat dampak buruk bagi kelangsungan kerja khususnya bagi industri padat karya.

EKONOMI | 30 November 2022

Hingga 24 November, DJP Terima 16,82 Juta SPT Pajak

Direktorat Jenderal (Ditjen Pajak) melaporkan telah menerima sebanyak 16,82 juta Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Tahunan hingga 24 November 2022.

EKONOMI | 30 November 2022

Gempa Cianjur, Sidang Sambo, dan Piala Dunia 2022 Jadi Top News Beritasatu.com

Gempa Cianjur, sidang Ferdy Sambo, dan Piala Dunia 2022 masih menjadi berita terpopuler Beritasatu.com dalam 24 jam terakhir.

EKONOMI | 30 November 2022

DJP Optimistis Penerimaan Pajak 2022 Lampaui Rp 1.485 T

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) optimistis penerimaan pajak tahun 2022 akan melampaui  target yang ditetapkan sebesar Rp 1.485 triliun.

EKONOMI | 30 November 2022

Pertamina SMEXPO 2022 Dukung UMKM Binaan Naik Kelas

Sebanyak 500 UMKM binaan Pertamina akan berpartisipasi secara online maupun offline dalam Pertamina SMEXPO 2022.

EKONOMI | 30 November 2022

Honeywell Komitmen Dukung Pembangunan IKN Nusantara

Honeywell menyatakan kesiapan dalam mendukung Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara untuk mewujudkan ibu kota yang cerdas dan berkelanjutan.

EKONOMI | 30 November 2022

Erick Thohir Sebut Impor Beras Sebagai Langkah Keseimbangan

Erick Thohir menyatakan, impor beras sebagai langkah memastikan terjadinya keseimbangan dalam memenuhi kebutuhan beras dalam negeri.

EKONOMI | 29 November 2022

52,9 Juta Wajib Pajak Bisa Gunakan NIK Sebagai NPWP

Neil mengatakan, pengintegrasian NIK sebagai NPWP bertujuan meningkatkan pelayanan kepada wajib pajak.

EKONOMI | 29 November 2022


TAG POPULER

# Ferdy Sambo


# Impor Beras


# UMP DKI Jakarta


# Pemimpin Berambut Putih


# Adian Napitupulu


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Serikat Pekerja Asuransi Jiwasraya Tolak Di-PHK

Serikat Pekerja Asuransi Jiwasraya Tolak Di-PHK

EKONOMI | 6 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE