ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Untuk Investor Pemula, Perhatikan Ini Sebelum Memulai Investasi

Sabtu, 26 Februari 2022 | 13:28 WIB
H
FH
Penulis: Herman | Editor: FER
Aviliani
Aviliani (Lintasarta/Dokumentasi)

Jakarta, Beritasatu.com - Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Aviliani mengingatkan generasi muda untuk memulai berinvestasi di saat masih produktif, baik di pasar uang maupun di sektor riil. Namun sebelum berinvestasi, perlu dipahami tahapan-tahapannya agar kondisi finansial kita tetap terjaga.

"Memang kita harus punya portofolio, artinya jangan hanya investasi di satu keranjang. Kemudian mana yang kita butuhkan likuid, mana yang tidak kita butuhkan likuid. Karena kadang orang ingin investasi di mana-mana, tapi dia tidak punya likuid. Begitu ada masalah, banyak orang kaya yang tidak punya dana likuid," kata Aviliani dalam diskusi Financial Take Off – Ternak Uang, Sabtu (26/2/2022).

Baca Juga: Simak! Strategi Bermain Saham Ala Pemenang TradeFest Ternak Uang

Dari berbagai macam investasi, kata Aviliani, deposito bisa menjadi pilihan bila kita membutuhkan likuiditas atau pencairan dana yang tidak terlalu lama.

ADVERTISEMENT

Adapun instrumen lainya adalah obligasi pemerintah yang memberi peluang untuk berinvestasi, sekaligus membantu pembiayaan pembangunan yang dilakukan pemerintah.

"Sebetulnya dalam berinvestasi itu, harusnya memang jangka panjang. Jadi dia akan fluktuatif naik-turun. Sedangkan masyarakat kita itu kelihatannya kalau lagi untung diam-diam, nanti kalau rugi baru ribet. Yang harus dipahami, semua itu ada risiko," kata Aviliani.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon