ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Enablr Luncurkan Tools Riset Pemasaran bagi Pelaku E-Commerce

Selasa, 1 Maret 2022 | 10:43 WIB
LO
WP
Penulis: Lona Olavia | Editor: WBP
Chief Executive Officer Enablr Yohan Christian.
Chief Executive Officer Enablr Yohan Christian. (Dok)

Jakarta, Beritasatu.com - Enablr, penyedia solusi e-commerce yang memberikan layanan teknologi omnichannel terintegrasi resmi memperkenalkan Stats, system-as-a-service yang memudahkan pelaku bisnis digital melakukan riset pemasaran di marketplace seperti Shopee.

Chief Executive Officer Enablr Yohan Christian mengatakan, tantangan utama para pebisnis online, terutama bagi yang berjualan melalui marketplace adalah mempelajari dan mengambil keputusan bisnis berdasarkan wawasan pasar di e-commerce. Banyak pelaku usaha tidak menyadari potensi bisnisnya, hanya karena tidak memiliki resources untuk mendapatkan data akurat. "Stats menjawab permasalahan ini melalui teknologi yang memungkinkan pelaku usaha e-commerce mendapatkan informasi pasar komprehensif, sehingga mereka dapat mengenali lanskap bisnis," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (1/3/2022).

Baca Juga: Jadi Enabler Masyarakat Industri 4.0, Menteri Johnny: Perkuat Komitmen

Melalui fitur-fitur yang didukung teknologi machine learning, Stats memiliki sejumlah keunggulan kompetitif yaitu, memberikan kenyamanan bagi pengguna untuk mempelajari wawasan pasar di e-commerce dengan visualisasi data yang mudah dicerna, pengambilan data secara real-time, sehingga pengguna selalu menjadi terdepan dalam memantau wawasan pasar di e-commerce. Selain itu, dapat digunakan di mana saja dan kapan saja, dengan harga terjangkau.

ADVERTISEMENT

Kehadiran Stats bagi pelaku bisnis, menurut Yohan selaras dengan tren positif di bisnis e-commerce. Berdasarkan laporan berjudul The Digital Archipelago, McKinsey memproyeksikan nilai pasar e-commerce Indonesia akan mencapai US$ 65 miliar atau sekitar Rp 910 triliun pada 2022. Angka itu naik delapan kali lipat dibanding tahun lalu yang nilainya US$ 8 miliar atau Rp 112 triliun. 

"Kalau kita lihat juga kebiasaan berbelanja konsumen di Indonesia yang semakin sering, dengan kurang lebih durasi belanja 3-5 kali dalam seminggu dan paling tidak menghabiskan 15% dari pendapatan bulanan mereka untuk berbelanja online, maka Stats mampu menawarkan nilai lebih bagi para pebisnis dalam mengenali kebiasaan dan minat belanja para konsumen" jelas Business Development Enablr Alisha Aprilia.

Baca Juga: Perkuat Pesan Presidensi G-20, Kemkominfo Gandeng E-Commerce

Saat ini, Stats dilengkapi dengan enam fitur utama. Pertama, riset kata kunci dengan volume pencarian dan penggunaan tertinggi di marketplace. Kedua, riset kategori produk terlaris di marketplace. Ketiga, riset toko untuk mengevaluasi performa bisnis toko online lainnya. Keempat, riset produk guna mengevaluasi penjualan produk di toko online. Kelima, bandingkan performa bisnis antara toko dan antarproduk. Keenam, riset khusus untuk melihat performa dan aktivitas kompetitor bisnis untuk jangka waktu ke depan.

Saat ini, perusahaan tengah menangani puluhan klien yang menjadi mitra bisnisnya antara lain Quaker, Panama, Treasury, Kartika Sari, Inaco, Huwi, Garuda Food, Filma, Yoforia, X-Time, Ultrajaya, Smart Agribusiness and Food, Sinar Herba Radix, dan Reckitt.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Dikeluhkan Banyak Pelaku UMKM, Mendag Siapkan Aturan Baru E-commerce

Dikeluhkan Banyak Pelaku UMKM, Mendag Siapkan Aturan Baru E-commerce

EKONOMI
Pemerintah Siapkan Revisi Aturan E-Commerce Merespons Keluhan UMKM

Pemerintah Siapkan Revisi Aturan E-Commerce Merespons Keluhan UMKM

EKONOMI
Kementerian UMKM Targetkan Permen Efisiensi Digital Rampung Mei

Kementerian UMKM Targetkan Permen Efisiensi Digital Rampung Mei

EKONOMI
Cegah Penipuan, Mendag Bakal Revisi Permendag E-Commerce

Cegah Penipuan, Mendag Bakal Revisi Permendag E-Commerce

EKONOMI
UMKM Sumatera Terdampak Bencana Diberikan Lapak dalam E-Commerce

UMKM Sumatera Terdampak Bencana Diberikan Lapak dalam E-Commerce

EKONOMI
Pemerintah Siapkan Aturan Biaya Admin E-Commerce untuk Lindungi UMKM

Pemerintah Siapkan Aturan Biaya Admin E-Commerce untuk Lindungi UMKM

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon