Logo BeritaSatu

Industri Farmasi Komitmen Optimalkan Produk Dalam Negeri

Rabu, 30 Maret 2022 | 11:53 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com Industri farmasi mengapresiasi upaya pemerintah yang mendukung gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI) melalui business matching untuk mengoptimalkan pembelian produk dalam negeri. Melalui upaya ini, industri farmasi berharap akan mendongkrak produksi obat dalam negeri dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) tinggi.

Presiden Direktur PT Dexa Medica V. Hery Sutanto menyatakan apresiasinya atas upaya pemerintah dalam program Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang ditindaklanjuti dengan business matching belum lama ini. “Apa yang dilakukan pemerintah membantu membangkitkan kemauan industri farmasi dalam memproduksi produk dalam negeri dengan TKDN (tingkat komponen dalam negeri) yang tinggi," kata dia dalam keterangan tertulisnya Rabu (30/3/2022).

Dia mengatakan melalui business matching, potensi belanja pasar domestik untuk kebutuhan produk farmasi semakin terbuka. Komitmen yang dilakukan pemerintah, baik pusat maupun daerah untuk belanja produk farmasi dalam negeri ber-TKDN tinggi akan menjadi kebangkitan kemandirian farmasi nasional yang dampaknya tidak hanya untuk industri. "Dampak lebih lanjut bagus bagi mitra binaan para petani yang membudidayakan bahan baku melalui produk OMAI (Obat Modern Asli Indonesia) yang diproduksi Dexa Group,” jelas V. Hery.

Sementara Presiden Direktur PT Ferron Par Pharmaceuticals Krestijanto Pandji mengatakan, menurut catatan Kementerian Kesehatan, dari konsumsi 10 molekul obat terbesar dalam negeri, baru empat obat yang mampu diproduksi dalam negeri yaitu Paracetamol, Clopidogrel, Omeprazole, dan Atorvastatin. Sementara Cefixime, Amlodipine, Candesartan Cilexetil, Bisoprolol, Lansoprazole, Ceftriaxone belum dapat diproduksi dalam negeri. “PT Ferron Par Pharmaceuticals, telah memproduksi salah satu molekul obat yang dikemukakan Kementerian Kesehatan, yakni Omeprazole. Dengan adanya produksi Omeprazole di dalam negeri, kami mendukung peningkatan TKDN industri farmasi lainnya yang memproduksi obat jadi berbahan baku Omeprazole," jelas Krestijanto.

Obat Modern Asli Indonesia yang diproduksi oleh Dexa Group merupakan produk ber-TKDN tinggi karena bahan baku, produsen bahan baku, peneliti dan proses penelitian, pengembangan, hingga distribusinya berasal dari Indonesia. Saat ini, Dexa Group telah memproduksi 63% produk OMAI fitofarmaka dari 57 item fitofarmaka yang terdaftar dalam Nomor Izin Edar (NIE) Badan POM. Sementara Obat Herbal Terstandar (OHT) yang diproduksi Dexa Group mencapai 26% dari 125 NIE Badan POM. Director of Research and Business Development PT Dexa Medica Dr. Raymond Tjandrawinata menyampaikan hilirisasi OMAI sebagai produk ber-TKDN tinggi bahkan ada yang mencapai 90%, sangat berpotensi menjadi substitusi impor bahan baku obat untuk kategori obat tertentu. Saat ini OMAI Dexa Group telah diekspor ke mancanegara seperti Filipina, Kamboja, Nigeria, dan Myanmar.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita sebelumnya mengungkapkan, pihaknya menargetkan nilai capaian penggunaan produk dalam negeri melalui pengadaan barang dan jasa sebesar 80%. Terkait keikutsertaan industri farmasi dalam business matching, Menperin menambahkan hal ini sebagai langkah inisiatif pemerintah untuk menciptakan efek domino ekonomi bagi UMKM, petani, dan pedagang bahan baku herbal. “Apabila setiap aktivitas ekonomi memberikan multiplier efek kepada UMKM, ini akan memiliki kontribusi yang sangat besar dalam perekonomian Nasional,” kata Menperin.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Handojo Santosa Meninggal Dunia, Ini Kiprahnya Sebagai Dirut Japfa

Melansir laman resmi japfacomfeed, Handojo Santosa merupakan warga negara Siprus, usia 57 tahun, berdomisili di Singapura.

EKONOMI | 26 September 2022

PLN Uji Coba Peralihan Kompor Listrik di Solo dan Denpasar

PLN terus fokus menjalankan pendampingan dan evaluasi bagi keluarga penerima manfaat (KPM) untuk program uji coba kompor listrik.

EKONOMI | 26 September 2022

Kinerja Positif, Jasa Marga Cetak Laba Rp 734,8 Miliar

PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mencapai kinerja positif hingga semester I 2022 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp 734,8 miliar.

EKONOMI | 26 September 2022

100 Hari Kerja Mendag, Pelaku Usaha Beri Nilai Biru untuk Rapor Zulhas

Pelaku usaha memberikan penilaian Kemendag di bawah pimpinan Menteri Zulkifli Hasan dengan nilai biru untuk rapor 100 hari kerja.

EKONOMI | 26 September 2022

Ini 3 Pesan Erick Thohir untuk Para Direktur BUMN

Sebagai Menteri BUMN dan pebisnis, Erick Thohir punya tiga pesan penting bagi direksi BUMN di tengah meningkatnya potensi ekonomi digital.

EKONOMI | 26 September 2022

Pengelolaan Keuangan Masyarakat Indonesia Makin Digital

Studi Visa mengungkapkan, dengan digitalisasi, kemampuan konsumen dalam pengelolaan keuangan semakin baik.

EKONOMI | 26 September 2022

Keren, Penjualan Rumah Tidak Terpengaruh Kenaikan Harga BBM

Kenaikan harga BBM tidak berpengaruh banyak terhadap sektor properti. Buktinya, 300 unit rumah di Kartika Residence, ludes terjual dalam kurun waktu sehari.

EKONOMI | 26 September 2022

Transaksi Aset Kripto Agustus Kecil Banget, Cuma Rp 16,9 T

Jumlah transaksi aset kripto bulan Agustus 2022 hanya mencapai Rp 16,9 triliun, atau ambles hingga 80% dibandingkan Agustus 2021.

EKONOMI | 26 September 2022

IHSG Sesi I Babak Belur, Sektor Energi Anjlok Hampir 4%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot 1,22% ke kisaran 7.090,99 pada penutupan sesi pertama perdagangan hari ini, Senin (26/9/2022).

EKONOMI | 26 September 2022

Praktis, Ini Cara Temukan Peluang Trading dengan Mudah

Sinyal trading yang andal dapat mengurangi risiko karena diperbarui secara real time berdasarkan fluktuasi market.

EKONOMI | 26 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Lukas Enembe Sakit Tak Bisa Penuhi Panggilan KPK Hari Ini

Lukas Enembe Sakit Tak Bisa Penuhi Panggilan KPK Hari Ini

NEWS | 10 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings