ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

PGE Bidik Lima Peluang Bisnis Energi Panas Bumi

Jumat, 8 April 2022 | 16:16 WIB
LO
FH
Penulis: Lona Olavia | Editor: FER
Direktur Utama Pertamina Geothermal Energy (PGE) Ahmad S Yuniarto.
Direktur Utama Pertamina Geothermal Energy (PGE) Ahmad S Yuniarto. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy (PT PGE), Ahmad Yuniarto mengatakan, membicarakan energi panas bumi atau geothermal sesungguhnya bukan sekedar mendiskusikan tentang kelistrikan.

"Ada banyak hal dari panas bumi yang bisa dimanfaatkan untuk tujuan lain. Paling tidak ada lima peluang bisnis yang bisa tumbuh bersama panas bumi," kata Ahmad Yuniarto dalam keterangannya, Jumat (8/4/2022).

Ahmad Yuniarto menjelaskan, lima peluang bisnis itu adalah hidrogen hijau, pengolahan CO2 dan bahan baku hijau, ekstraksi material nano, pertanian, dan pariwisata. "Di Eropa, pemanfaatan geothermal untuk banyak keperluan sudah sangat populer, misalnya untuk city heating," jelasnya.

Baca Juga: PGE Buka Peluang Kemitraan Strategis Kembangkan Panas Bumi

ADVERTISEMENT

Sebagai gambaran, menurut the European Geothermal Energy Council, kapasitas terpasang pemanas geothermal di Eropa pada 2019 telah mencapai 5,5 GWth (GigaWatts Thermal).

Ahmad Yuniarto optimistis, Indonesia juga bisa melakukan hal yang sama. Saat ini, PGE sudah memulai mengaplikasikan panas bumi untuk pertanian kentang di Garut dan Kamojang, dua wilayah di mana pembangkit panas bumi milik perseroan beroperasi.

"Adapun keuntungan yang diperoleh petani bisa meningkat sampai 10 kali lipat dibandingkan pertanian konvensional," katanya.

Baca Juga: ESDM: Insentif Pengembangan Panas Bumi Paling Lengkap

Menurut Ahmad Yuniarto, peluang pengembangan pertanian (GeoAgro Industry) di daerah sekitar pembangkit panas bumi masih terbuka lebar.

PGE saat ini memiliki 13 wilayah kerja panas bumi. Enam di antaranya sudah beroperasi dan dikelola sendiri dengan kapasitas 672 MW. Enam wilayah kerja tersebut adalah Kamojang dan Karaha di Jawa Barat, Sibayak (Sumatera Utara), Lumut Balai (Sumsel), Ulubelu (Lampung), dan Lahendong (Sulawesi Utara).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Saham Emiten Pertamina Tetap Tangguh di Tengah Tekanan Pasar

Saham Emiten Pertamina Tetap Tangguh di Tengah Tekanan Pasar

EKONOMI
Penuhi Permintaan Listrik Sumatera, PGE Mulai Proyek PLTP Lumut

Penuhi Permintaan Listrik Sumatera, PGE Mulai Proyek PLTP Lumut

EKONOMI
Inovasi Ecolab–PGE Buka Era Baru Efisiensi Energi Panas Bumi

Inovasi Ecolab–PGE Buka Era Baru Efisiensi Energi Panas Bumi

OTOTEKNO
Melon Geothermal di Ulubelu: Bukti Panas Bumi Sejahterakan Petani

Melon Geothermal di Ulubelu: Bukti Panas Bumi Sejahterakan Petani

EKONOMI
Green Hydrogen Ulubelu Ciptakan Serapan Tenaga Kerja dan Investasi Energi Bersih

Green Hydrogen Ulubelu Ciptakan Serapan Tenaga Kerja dan Investasi Energi Bersih

EKONOMI
Pertamina Hadirkan Teknologi Elektrolisis Modern untuk Produksi Green Hydrogen di Ulubelu

Pertamina Hadirkan Teknologi Elektrolisis Modern untuk Produksi Green Hydrogen di Ulubelu

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon