ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Belajar Bisnis Tanpa Batas di TokoTalk Business Academy

Sabtu, 16 April 2022 | 19:19 WIB
FH
FH
Penulis: Feriawan Hidayat | Editor: FER
TokoTalk menyelenggarakan seminar online sekaligus peluncuran e-learning, Sabtu, (15/4/2022).  
TokoTalk menyelenggarakan seminar online sekaligus peluncuran e-learning, Sabtu, (15/4/2022).   (Beritasatu Photo/Feriawan Hidayat)

Jakarta, beritasatu.com - TokoTalk Business Academy adalah program terbaru dari TokoTalk, yang menyediakan kurikulum bisnis lengkap untuk publik dengan metode gamification. Bekerja sama dengan Inspigo untuk mengoptimalkan edukasi bisnis dengan kurikulum berkualitas tinggi yang disusun oleh ahli bisnis bersertifikasi dan pelaku bisnis berpengalaman.

Merayakan perilisan dan rangkaian program TokoTalk Business Academy, acara peluncuran e-learning dengan tema "Strategi Bangun Bisnis secara Mandiri" diselenggarakan untuk menginspirasi lebih banyak orang Indonesia untuk memulai usaha online secara mandiri.

Baca Juga: TokoTalk Rilis Fitur StoreLinks untuk Bantu Pebisnis Online

VP Business Strategy TokoTalk, Yoanita Simanjuntak mengatakan, belajar bisnis supaya menjadi individu yang mandiri dan penuh semangat. Bukan hanya untuk menumbuhkan perekonomian, tapi juga berkarya dan mengubah hidup menjadi lebih sejahtera.

ADVERTISEMENT

"Tujuan dari dibangunnya platform e-learning ini juga untuk saling berbagi tips marketing jitu dalam mendorong kesuksesan bisnis maupun brand secara online," kata Yoanita, di Jakarta, Sabtu (15/4/2022).

Baca Juga: Bisnis Online Solusi bagi UMKM di Tengah Pandemi Covid-19

Yoanita menjelaskan, TokoTalk telah mengumpulkan insights dari tiga webinar sebelumnya hingga akhirnya memutuskan membuat website e-learning. Berdasarkan hasil survei tersebut, disimpulkan bahwa pelaku bisnis memiliki tantangan sangat beragam, tergantung pada skala bisnis mereka.

"Meskipun banyak sekali informasi atau materi edukasi online, namun merchants kesulitan menemukan yang relevan dengan tantangan bisnis spesifik mereka. Selain itu, tidak semua materi yang tersedia ditulis oleh sumber yang kredibel atau relevan dengan konteks Indonesia," jelasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon