ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Triwulan I, Kinerja Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target

Rabu, 27 April 2022 | 11:22 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Ilustrasi kilang minyak Pertamina.
Ilustrasi kilang minyak Pertamina. (Dok )

Jakarta, Beritasatu.com – Kinerja PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) hingga triwulan pertama 2022 melampaui target dengan sejumlah strategi jitu.

"Alhamdulillah produksi gas kita saat ini berada di atas target, yakni sebesar 646,88 juta standar kaki kubik gas per hari dan capaian lifting gas mencapai 601,89 juta standar kaki kubik gas per hari. Untuk produksi minyak mencapai kisaran 57.920 barel minyak per hari, dan untuk lifting minyak mencapai 56.360 barel minyak per hari," ujar VP Development & Driling PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) -Regional Kalimantan Arief Prasetyo Handoyo dalam silaturahmi media di Jakarta, Selasa (26/4/2022).

Arief mengatakan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) menjalankan beragam strategi untuk memenuhi target produksi minyak dan gas bumi (migas) yang ditetapkan untuk tahun 2022 dalam mendukung tercapanya produksi migas nasional. Seperti proyek Crown Jewel of Mahakam, strategi borderless operation, dan proyek efisiensi biaya Optimus serta program lainnya terbukti mampu memberikan hasil positif.

Arief menambahkan bahwa PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mengawali tahun 2022 dengan mendapatkan temuan di sumur Eksplorasi Manpatu 1-X di Wilayah Kerja South Mahakam lepas pantai Kalimantan Timur yang dioperasikan oleh PT Pertamina Hulu Mahakam, salah satu anak perusahaan PHI.

ADVERTISEMENT

"Temuan sumber daya migas baru ini sesuai dengan komitmen kami dalam mendukung pencapaian target produksi 1 juta barel minyak dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari bagi Indonesia di tahun 2030. Kami terus menjalankan operasi migas yang selamat, handal, patuh, dan berkelanjutan, yakni mampu menambah cadangan migas dan mempertahankan tingkat produksi," ujarnya.

Sampai dengan Maret 2022, PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) telah berhasil menyelesaikan pemboran sumur pengembangan (ekploitasi) sebanyak 29 sumur. Sementara, capaian untuk kegiatan Well Service tercapai sangat baik dengan mencatatkan 1.779 pekerjaan yang melebihi dari target yang ditetapkan.

PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mengelola wilayah-wilayah kerja yang berada di Subholding Upstream Pertamina Regional 3 Kalimantan yang sebagian besar merupakan lapangan-lapangan migas yang sudah mature. Untuk itu, PT Pertamina Hulu Indonesia perlu menjalankan beragam proyek strategis, antara lain IOR dan EOR.

"Kegiatan IOR dan EOR ini dijalankan di Zona 8, Zona 9, dan Zona 10 melalui berbagai upaya seperti optimasi dan stimulasi, hingga water flood seperti yang dijalankan di Lapangan Handil Zona 8, dan Tanjung untuk Zona 9. Kinerja di triwulan I untuk proyek IOR dan EOR berjalan baik dengan realisasi sebesar 2,29 MBOEPD," ucapnya.

Selain itu, Regional 3 Kalimantan memiliki proyek strategis yaitu Crown Jewel Mahakam dan revitalisasi asset eksisting. Tujuan kedua proyek ini untuk menjaga kesinambungan bisnis dan operasi serta memonetisasi cadangan WK Mahakam di Zona 8 dan WK Sanga Sanga Zona 9 melalui manajemen produksi baseline serta melaksanakan proyek-proyek pengembangan baru (Optimasi Pengembangan Lapangan-Lapangan/OPLL).

"Hingga Maret tahun ini, kinerja proyek strategis ini mampu melebihi target produksi yang telah ditetapkan. Kami akan terus berusaha keras untuk mempertahankan kinerja terbaik hingga berakhirnya proyek ini pada tahun 2024," jelas Arief.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon