Harga Emas Jatuh di Bawah Level Psikologis US$ 1.700
Kamis, 15 September 2022 | 07:08 WIB
Chicago, Beritasatu.com - Harga emas melemah di bawah level kunci psikologis $ 1.700 per ons pada Rabu (14/9/2022), karena ekspektasi kenaikan suku bunga tajam dari Federal Reserve AS (the Fed) membuat logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil kurang berkilau.
Baca Juga: Kenaikan Suku Bunga Makin Nyata, Harga Emas Tergerus
Harga emas di pasar spot turun 0,36% menjadi US$ 1.695,47 per ons, setelah penurunan persentase 1 hari terbesar sejak 14 Juli pada Selasa (13/9/2022). Hal ini dipicu penguatan dolar menyusul kenaikan inflasi AS.
"Kami melihat hari ini ada tekanan jual secara teknikal setelah penurunan yang kuat kemarin," kata analis Kitco Metals, Jim Wyckoff.
Pasar sekarang memperkirakan The Fed akan menaikkan kenaikan suku bunga setidaknya 75 basis poin pada pertemuan 20-21 September, menyusul kenaikan tak terduga indeks harga konsumen AS bulan Agustus 0,1%.
"Kebijakan moneter yang lebih ketat akan memperlambat pertumbuhan ekonomi global, yang pada gilirannya akan mengurangi permintaan produsen dan konsumen untuk logam (berharga)," tambah Wyckoff.
Emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, tetapi suku bunga tinggi untuk menjinakkan kenaikan harga meredupkan selera aset safe heaven karena emas tidak dikenakan bunga.
Sementara dolar turun 0,2%, membuat emas batangan yang dihargakan dalam greenback lebih murah bagi pembeli luar negeri.
Baca Juga: Jelang Data Inflasi, Harga Emas Naik karena Pelemahan Dolar
"Harga emas bisa rentan turun menuju US$ 1.650 dan mungkin jauh lebih rendah jika Fed memberi sinyal kenaikan suku bunga lebih agresif," kata analis OANDA, Edward Moya, dalam sebuah catatan.
Sementra harga perak di pasar sppot naik 1,2% menjadi US$ 19,56 per ons, platinum mengaut 3% menjadi US$ 904,45, dan paladium bertambah 2,7% menjadi US$ 2,160,62.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




