Harga Emas Ditutup Melemah karena Kenaikan Suku Bunga
Sabtu, 8 Oktober 2022 | 08:28 WIB
Chicago, Beritasatu.com - Harga emas turun pada Jumat (9//12/2022) setelah laporan pekerjaan AS lebih baik dari perkiraan sehingga memperkuatInvestor, Harga Emas Melemah
Harga emas di pasar spot turun 0,9% pada US$ 1.695,40 per ons. Sepanjang pekan ini, harga emas naik sekitar 2%. Sementara harga emas berjangka AS melemah 1% menjadi US$ 1.703,40.
"Pasar melihat laporan penggajian lebih kuat dari perkiraan sehingga bagi The Fed makin yakin menaikkan 75 bps pada pertemuan awal November," kata trader Heraeus Precious Metals Tai Wong di New York.
"Jika emas batangan tidak menahan support di US$ 1.690, itu bisa menguji ulang level US$ 1.660. Pasar sekarang akan fokus pada data inflasi utama minggu depan, serta hasil risalah Fed."
Data menunjukkan pengusaha AS mempekerjakan lebih banyak karyawan dari yang diharapkan pada September. Sementara tingkat pengangguran turun menjadi 3,5%.
Emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS. Hal ini meningkatkan biaya peluang memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.
Adapun dolar melonjak 0,3% terhadap mata uang lainnya, membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Acuan imbal hasil Treasury AS juga naik.
Sementara harga perak turun 2,7% menjadi US$ 20,10 per ons, tetapi naik secara mingguan 6,5% terbesar sejak akhir Juli.
Platinum kehilangan 1,1% menjadi US$ 912,07 per ons dan menuju minggu terbaik sejak Februari 2021. Palladium turun 3,1% menjadi $2,190,78.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




