ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

10 Jembatan Ambruk Berturut-turut di India, Apa Penyebabnya?

Jumat, 5 Juli 2024 | 16:14 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Sebuah jembatan ambruk di negara bagian Bihar, timur laut India, pada 30 Juni.
Sebuah jembatan ambruk di negara bagian Bihar, timur laut India, pada 30 Juni. (Twitter.com/@ndtv)

New Delhi, Beritasatu.com - Sebanyak 10 jembatan di negara bagian Bihar India, ambruk dalam dua minggu terakhir. Diduga ambruknya jembatan itu akibat kegiatan pengerukan untuk membersihkan aliran sebelum musim hujan.

Sebuah jembatan runtuh di Distrik Saran, negara bagian Bihar, timur laut India pada Kamis (4/7/2024), sehingga menambah jumlah jembatan yang runtuh dalam 24 jam terakhir di distrik ini menjadi tiga. Aman Samir, pejabat tinggi distrik tersebut, mengumumkan bahwa penyelidikan telah dilakukan untuk mengetahui penyebab insiden tersebut.

Sejak 18 Juni 2024, 10 jembatan di Bihar ambruk. Banyak dari jembatan-jembatan ini telah dibangun selama beberapa dekade dan berfungsi untuk menghubungkan desa-desa di Bihar, salah satu negara bagian paling terbelakang di India.

ADVERTISEMENT

Pemimpin negara bagian Nitish Kumar pada 3 Juli mengarahkan para pejabat untuk melakukan survei terhadap jembatan-jembatan di wilayahnya tersebut dan mengidentifikasi jembatan-jembatan yang memerlukan perbaikan segera.

Pejabat negara mengirimkan pemberitahuan kepada lembaga-lembaga dan kontraktor pembangunan jembatan. Mereka memperingatkan bahwa ada kesalahan serius seperti penggunaan bahan berkualitas buruk dapat menyebabkan jembatan runtuh.

Pada 4 Juli kemarin, NDTV mengutip seorang pejabat yang mengatakan bahwa pemerintah negara bagian telah melakukan pengerukan bagian sungai di negara bagian tersebut untuk membersihkan aliran sungai, sebagai persiapan menghadapi musim hujan. Namun, aktivitas pengerukan dilakukan secara tidak ilmiah sehingga berdampak pada tiang jembatan.

“Insiden ini terjadi akibat pengerukan. Pemerintah akan mengambil kebijakan komprehensif mengenai pemeliharaan jembatan,” kata Chaitanya Prasad, pejabat Departemen Pengairan India.

Meskipun musim hujan di India masih satu bulan lagi, hujan lebat yang berkepanjangan telah menyebabkan kerusakan yang luas dan menyebabkan banyak kematian dalam beberapa minggu terakhir. Pekan lalu, sebagian atap bandara Delhi runtuh dan menewaskan seorang sopir taksi. Terminal 1 bandara diperkirakan akan ditutup selama sebulan untuk penilaian keselamatan. Sebanyak 11 orang di New Delhi tewas dalam insiden terkait banjir pada pekan lalu.

Negara bagian Assam di timur laut India adalah yang paling parah terkena dampaknya. Badan tanggap bencana negara bagian Assam mengatakan awal pekan ini bahwa 46 orang tewas dan lebih dari 160.000 orang terkena dampak banjir.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon