Banjir Besar Rendam Taman Nasional di India, 6 Badak dan Puluhan Rusa Mati Tenggelam
Selasa, 9 Juli 2024 | 17:48 WIB
New Delhi, Beritasatu.com - Banjir di timur laut India menenggelamkan sebuah taman nasional. Akibatnya enam ekor badak dan banyak hewan liar lainnya mati tenggelam.
Banjir di timur laut India sejak pertengahan Mei hingga sekarang telah berdampak pada lebih dari 1,8 juta orang di 3.000 desa. Banjir besar tersebut juga menewaskan sedikitnya 72 orang. Bencana juga menewaskan enam badak dan puluhan rusa di Taman Nasional Kaziranga di negara bagian Assam dalam beberapa hari terakhir.
“Meskipun Kaziranga memiliki dataran tinggi untuk melindungi hewan, mereka masih terkena dampaknya ketika air banjir masuk,” kata seorang pejabat senior taman nasional.
Kaziranga adalah rumah bagi dua pertiga dari badak bercula satu yang tersisa di dunia, hewan yang masuk dalam daftar merah Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam. Menurut statistik pada 2018, taman nasional ini memiliki 2.413 ekor badak.
Gubernur Assam Himanta Biswa Sarma mengatakan pada Selasa (9/7/2024), bahwa meskipun air banjir telah berangsur-angsur surut, tetapi ketinggian air Sungai Brahmaputra dan anak sungainya masih mendekati tingkat berbahaya di sebagian besar wilayah.
Baca Juga: 7,2 Persen Kematian di Kota Besar India Dipicu Polusi, New Delhi Paling Tinggi
“Banjir berdampak pada manusia dan hewan,” kata Sarma.
Sebelumnya, ia mengunggah sebuah video penemuan seekor badak terjebak di air banjir saat meninjau situasi di negara bagian Assam. Gubernur Sarma menginstruksikan untuk segera menyelamatkan badak karena air telah mencapai bagian kepala hewan tersebut.
Musim hujan terjadi di Asia Selatan dari bulan Juni hingga September setiap tahun, membantu mengurangi gelombang panas dan mengisi kembali cadangan air. Namun hujan lebat juga menyebabkan kerusakan yang meluas. Intensitas hujan dan banjir meningkat dalam beberapa tahun terakhir, dan para ahli mengatakan perubahan iklim telah membuat masalah ini semakin serius.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




