ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Banjir Bandang di Queensland: Ribuan Warga Mengungsi, Jembatan Roboh, dan Buaya Berkeliaran

Senin, 3 Februari 2025 | 16:59 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Banjir bandang menggenangi sejumlah wilayah di negara bagian Queensland, Australia.
Banjir bandang menggenangi sejumlah wilayah di negara bagian Queensland, Australia. (YouTube.com/The Guardian)

Sydney, Beritasatu.com - Banjir bandang yang bergerak cepat melanda Queensland, Australia timur laut, pada Senin (3/2/2025), menyebabkan ribuan warga mengungsi, listrik padam, dan sebagian jembatan tersapu air. Otoritas setempat mengonfirmasi bahwa hujan turun dalam dua hari terakhir, merendam rumah, bisnis, dan jalan dengan ketinggian lebih dari 1 meter.

Rekaman udara banjir Queensland menunjukkan sejumlah pemukiman perdesaan terendam banjir dan terputus dari akses jalan raya. Kepala daerah Queensland David Crisafulli, memperingatkan bahwa wilayah utara masih akan mengalami hujan lebat dan badai dalam beberapa waktu ke depan.

Layanan darurat telah melakukan 11 penyelamatan air dalam semalam, sementara sekitar 2.100 warga di Townsville diperintahkan untuk mengungsi. Namun, sekitar 10% dari mereka menolak untuk meninggalkan rumahnya. Wilayah Townsville, yang terkenal sebagai destinasi wisata dekat Great Barrier Reef, kini dinyatakan sebagai zona hitam oleh pemerintah setempat.

ADVERTISEMENT

Sebuah insiden tragis terjadi di kota perdesaan Ingham, sekitar 100 km dari Townsville. Seorang wanita berusia 60-an tewas setelah perahu penyelamatnya terbalik akibat derasnya arus banjir.

Salah satu dampak terbesar dari banjir ini adalah runtuhnya jembatan beton di atas sungai kecil yang menghubungkan Bruce Highway, jalur utama pantai timur Australia. "Tidak setiap hari kita melihat jembatan terbelah dua. Itulah yang terjadi di Ollera Creek," ujar Crisafulli.

Hingga kini, hampir 11.000 properti di Queensland utara masih mengalami pemadaman listrik, dengan waktu pemulihan yang belum dapat dipastikan. Di sisi lain, penjabat Wali Kota Townsville, Ann-Maree Greaney, memperkirakan banjir akan mencapai puncaknya pada Selasa pagi.

Pihak berwenang bekerja sama dengan jaringan supermarket besar untuk memastikan distribusi makanan ke warga yang terdampak. Banyak daerah masih terisolasi karena jalanan yang tertutup air.

Sementara itu pihak departemen lingkungan telah memperingatkan kemungkinan kemunculan buaya yang mencari perairan lebih tenang akibat banjir Queensland ini. Seorang petani di perdesaan, sekitar 140 km selatan Cairns, melaporkan melihat beberapa buaya di sekitar tanah pertaniannya dan membagikan foto salah satu reptil tersebut yang tertangkap cahaya lampu mobilnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon