ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Prabowo Apresiasi Thailand atas Kerja Sama Berantas TPPO

Senin, 19 Mei 2025 | 16:54 WIB
CS
DM
Penulis: Celvin Moniaga Sipahutar | Editor: DM
Prabowo saat melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Thailand Paetongtarn Shinawatra di Government House, Bangkok, Senin, 19 Mei 2025.
Prabowo saat melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Thailand Paetongtarn Shinawatra di Government House, Bangkok, Senin, 19 Mei 2025. (-/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas sinergi kuat antara Indonesia dan Thailand dalam memberantas tindak pidana perdagangan orang (TPPO), khususnya dalam upaya pemulangan warga negara Indonesia (WNI) korban eksploitasi sindikat online scamming di kawasan ASEAN.

Pernyataan ini disampaikan Prabowo seusai melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Thailand Paetongtarn Shinawatra di Government House, Bangkok, Senin (19/5/2025).

"Saya ucapkan terima kasih atas langkah-langkah tegas Thailand dalam menangani hal-hal ini dan membantu Indonesia dalam mengembalikan warga negara Indonesia yang terkena," ujar Prabowo.

ADVERTISEMENT

Tekankan Kerja Sama Regional ASEAN

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo dan Paetongtarn Shinawatra menekankan pentingnya kerja sama lintas negara untuk memberantas kejahatan transnasional, seperti TPPO, penipuan daring, dan perdagangan narkotika.

Prabowo menyebut Indonesia dan Thailand berkomitmen menjaga stabilitas kawasan sebagai sesama negara anggota ASEAN, sekaligus memperkuat kemitraan strategis di sektor:
1. Keamanan dan pertahanan
2. Perdagangan dan investasi
3. Ketahanan pangan dan energi
4. Isu-isu regional dan global

"Kami akan memaksimalkan platform, seperti high level committee dan annual security dialogue," imbuhnya.

TPPO Masih Jadi Tantangan Serius di ASEAN

Kasus TPPO di kawasan ASEAN memang menjadi perhatian serius. Pada Maret 2025, Indonesia berhasil memulangkan 554 WNI korban TPPO yang sebelumnya terjebak jaringan sindikat di perbatasan Myanmar-Thailand. Mereka direkrut melalui lowongan kerja palsu dan dieksploitasi dalam operasi penipuan daring.

Kerja sama berkelanjutan antara Prabowo dan Paetongtarn Shinawatra serta dengan negara-negara kawasan dinilai menjadi kunci keberhasilan penanganan masalah ini, termasuk dalam repatriasi korban dan penindakan pelaku TPPO lintas negara.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tiba di Cilacap, Prabowo Langsung Tinjau TPST Banyumas

Tiba di Cilacap, Prabowo Langsung Tinjau TPST Banyumas

NASIONAL
Kejutan Reshuffle Prabowo: Jumhur Hidayat Masuk, Dudung Siap Aksi

Kejutan Reshuffle Prabowo: Jumhur Hidayat Masuk, Dudung Siap Aksi

MULTIMEDIA
Rosan hingga Dirut Pindad Menghadap Prabowo, Bahas Apa?

Rosan hingga Dirut Pindad Menghadap Prabowo, Bahas Apa?

NASIONAL
Analis Soroti Langkah Cepat Prabowo Jelang ke Rusia

Analis Soroti Langkah Cepat Prabowo Jelang ke Rusia

NASIONAL
Politik-Hukum Terkini: Korupsi Energi Terbongkar hingga Teror Aktivis

Politik-Hukum Terkini: Korupsi Energi Terbongkar hingga Teror Aktivis

NASIONAL
Curhat Jadi Korban AI, Prabowo: Saya Jago Nyanyi di YouTube

Curhat Jadi Korban AI, Prabowo: Saya Jago Nyanyi di YouTube

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon