Prabowo Usul dan Dukung Papua Nugini Gabung ASEAN, Ini Alasannya
Senin, 26 Mei 2025 | 21:33 WIB
Kuala Lumpur, Beritasatu.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto mengusulkan dan menyatakan dukungan penuh agar Papua Nugini (PNG) bergabung sebagai anggota ASEAN. Usulan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, melalui keterangan tertulis seusai mendampingi Presiden Prabowo dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-46 ASEAN di Malaysia, Senin (26/5/2025).
“Presiden Prabowo mengusulkan dan mendukung upaya agar Papua Nugini menjadi anggota ASEAN,” ujar Teddy dalam keterangan tertulisnya.
Saat ini, ASEAN terdiri dari 10 negara anggota, yakni Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Sementara itu, Timor Leste berstatus sebagai pengamat dan dijadwalkan menjadi anggota ke-11 ASEAN secara resmi pada Oktober 2025.
Menurut Teddy, dalam sesi pleno KTT yang membahas arah strategis ASEAN ke depan, Presiden Prabowo menekankan pentingnya memperkuat solidaritas, menjaga stabilitas kawasan, serta meningkatkan peran dan pengaruh ASEAN dalam tatanan global.
“Dengan total populasi anggota ASEAN yang diperkirakan mencapai sekitar 700 juta jiwa pada tahun 2025, atau hampir setara dengan jumlah penduduk di benua Eropa, ASEAN merupakan kekuatan yang sangat diperhitungkan di dunia,” lanjutnya.
Presiden Prabowo juga menilai bahwa bergabungnya Papua Nugini ke dalam ASEAN akan memberikan manfaat strategis, termasuk memperluas jejaring kerja sama dan memperkuat ketahanan regional. Secara geografis, Papua Nugini berbatasan langsung dengan wilayah timur Indonesia, sehingga memiliki kedekatan alamiah dengan kawasan Asia Tenggara.
“Tidak hanya untuk menjaga stabilitas kawasan di ASEAN, bergabungnya Papua Nugini juga akan membuat ASEAN lebih berpengaruh di tataran global,” tutup Seskab Teddy.
Dukungan Indonesia terhadap keanggotaan Papua Nugini mencerminkan komitmen Presiden Prabowo dalam mendorong integrasi regional yang inklusif serta memperkuat posisi ASEAN sebagai kekuatan geopolitik dan geoekonomi dunia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




