ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jumlah Korban Tewas Kecelakaan Air India Jadi 279 Orang

Sabtu, 14 Juni 2025 | 13:37 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Puing-puing pesawat Air India jatuh di kota Ahmedabad, negara bagian Gujarat, India barat laut, pada Kamis, 12 Juni 2025.
Puing-puing pesawat Air India jatuh di kota Ahmedabad, negara bagian Gujarat, India barat laut, pada Kamis, 12 Juni 2025. (CISF via AP)

Ahmedabad, Beritasatu.com – Sebanyak 279 jenazah ditemukan dari lokasi jatuhnya pesawat penumpang Air India AI171 di kawasan permukiman Kota Ahmedabad, India. Angka ini merupakan pembaruan dari jumlah korban sebelumnya sebanyak 265 orang, menurut pernyataan seorang pejabat senior yang enggan disebutkan identitasnya kepada media, Sabtu (14/6/2025).

Jumlah korban resmi baru akan ditetapkan setelah proses identifikasi DNA yang masih berlangsung dan memerlukan waktu.

Pesawat jenis Boeing 787-8 Dreamliner ini jatuh hanya beberapa detik setelah lepas landas pada Kamis (12/6/2025) sore, dan menabrak asrama sekolah kedokteran, menewaskan ratusan orang baik di dalam pesawat maupun di darat. Tragedi ini menjadi kecelakaan penerbangan paling mematikan di dunia dalam satu dekade terakhir, serta kecelakaan fatal pertama dari seri Dreamliner sejak digunakan secara komersial pada 2011.

ADVERTISEMENT

Pihak Cabang Investigasi Kecelakaan Udara India mengungkapkan bahwa kotak hitam pesawat telah ditemukan di atap asrama tempat kejadian. Mereka menyatakan telah memulai penyelidikan menyeluruh terhadap penyebab kecelakaan.

“Kotak hitam akan dengan cepat menunjukkan apakah ada hilangnya daya dorong atau daya angkat mesin setelah lepas landas, sehingga memungkinkan penentuan awal penyebabnya,” jelas Paul Fromme, kepala divisi kedirgantaraan di Institution of Mechanical Engineers, Inggris.

Analisis dari kotak hitam diharapkan dapat memberikan informasi penting mengenai pengaturan mesin, sistem kendali, dan percakapan dalam kokpit.

Menurut laporan Reuters, penyelidikan juga akan mengkaji kerusakan pada mesin, flap, dan roda pendaratan yang dilaporkan tidak berhasil ditarik usai pesawat lepas landas. Tabrakan burung tidak menjadi penyebab utama yang dipertimbangkan, namun pakar antiterorisme juga dilibatkan untuk mengevaluasi seluruh kemungkinan.

Sumber Reuters menyebutkan bahwa penyelidikan akan menelusuri kemungkinan kelalaian Air India, termasuk aspek perawatan pesawat.

Pemerintah India melalui Kementerian Penerbangan Sipil telah memerintahkan Air India untuk melakukan pemeriksaan tambahan terhadap armada Boeing 787-8/9 milik mereka. Pemeriksaan tersebut mencakup pengujian ulang parameter lepas landas, serta penambahan pemeriksaan terhadap sistem kendali penerbangan dan daya dorong mesin dalam setiap prosedur pra-penerbangan, mulai diberlakukan 15 Juni 2025.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Fungsi Vital Sakelar Bahan Bakar yang Sebabkan Kecelakaan Air India

Fungsi Vital Sakelar Bahan Bakar yang Sebabkan Kecelakaan Air India

INTERNASIONAL
Pakar Ungkap Keajaiban 1 Korban Selamat Kecelakaan Pesawat Air India

Pakar Ungkap Keajaiban 1 Korban Selamat Kecelakaan Pesawat Air India

INTERNASIONAL
Lolos dari Tragedi Air India, Vishwash: Tuhan Beri Saya Jalan Keluar

Lolos dari Tragedi Air India, Vishwash: Tuhan Beri Saya Jalan Keluar

INTERNASIONAL
Penumpang Air India yang Selamat: Pesawat Alami Kendala, Lampu Menyala

Penumpang Air India yang Selamat: Pesawat Alami Kendala, Lampu Menyala

INTERNASIONAL
Kisah Penumpang 11A yang Lolos dari Kecelakaan Maut Pesawat Air India

Kisah Penumpang 11A yang Lolos dari Kecelakaan Maut Pesawat Air India

INTERNASIONAL
Korban Selamat Tunggal Pesawat Air India: Lampu Berkedip sebelum Jatuh

Korban Selamat Tunggal Pesawat Air India: Lampu Berkedip sebelum Jatuh

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon