Fasilitas Nuklir Iran Diserang, Rusia: AS Ancam Keselamatan Manusia
Senin, 23 Juni 2025 | 05:49 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Duta besar Rusia untuk PBB Vasily Nebenzya mengatakan Amerika Serikat (AS) telah membuka “kotak pandora” setelah melakukan penyerangan terhadap tiga fasilitas nuklir Iran.
Serangan AS ke Iran ini diumumkan Presiden Donald Trump lewat unggahan di akun X. Nebenzya mengatakan serangan itu sekali lagi menunjukkan penghinaan AS terhadah posisi komunitas internasional.
"AS tidak hanya siap untuk menutup mata terhadap pembunuhan puluhan ribu wanita, anak-anak, dan orang tua Palestina, tetapi juga mempertaruhkan keselamatan dan kesejahteraan umat manusia secara keseluruhan," ujar Nebenzya dikutip dari Al Jazeera, Senin (23/6/2025).
Menurutnya, melalui tindakannya di Iran, AS telah membuka "kotak Pandora" karena tidak seorang pun tahu bencana dan penderitaan baru apa yang akan ditimbulkannya.
Kekhawatiran serupa sebelumnya juga diutarakan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pidatonya di Forum Ekonomi Internasional St Petersburg. Ia menyampaikan kekhawatiran mendalam mengenai kemungkinan pecahnya perang dunia ketiga.
“Saya khawatir. Saya mengatakan ini tanpa ironi atau bercanda. Potensi konflik global sangat besar. Perang di Ukraina, krisis di Timur Tengah, dan situasi di sekitar fasilitas nuklir Iran sangat mengkhawatirkan,” ujar Putin.
Putin menyoroti ketegangan antara Israel dan Iran sebagai elemen penting dalam dinamika global saat ini, khususnya terkait serangan terhadap fasilitas nuklir Iran yang bisa memicu reaksi luas.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Ini Senjata Iran yang Bikin Rontok Jet Tempur F-15 AS
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Man City vs Liverpool, Mengapa Guardiola Tak Ada di Pinggir Lapangan?




