ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kebakaran Hebat di Mal Irak Tewaskan 69 Orang, 11 Masih Hilang

Jumat, 18 Juli 2025 | 07:57 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Warga Irak berkumpul di depan gedung hipermarket yang terbakar di Kut, Irak, Kamis, 17 Juli 2025.
Warga Irak berkumpul di depan gedung hipermarket yang terbakar di Kut, Irak, Kamis, 17 Juli 2025. (AP/AP)

Baghdad, Beritasatu.com — Kebakaran besar melanda sebuah hipermarket di Kota Al-Kut, Irak selatan, menyebabkan sedikitnya 69 orang tewas dan 11 lainnya dinyatakan hilang, menurut pernyataan otoritas kesehatan setempat, Kamis (17/7/2025).

Rekaman yang diperoleh Reuters memperlihatkan bagian luar gedung Corniche Hypermarket yang menghitam, dengan petugas penyelamat dan aparat keamanan masih melakukan evakuasi di lokasi kejadian.

Video yang telah diverifikasi menunjukkan petugas pemadam kebakaran terus menyemprotkan air ke arah gedung yang terbakar sepanjang malam. Sejumlah orang terlihat diselamatkan dari atap dengan bantuan tim penyelamat.

ADVERTISEMENT

"Kami masih memiliki beberapa jenazah yang belum ditemukan karena tertimbun reruntuhan," ujar Ali Al-Mayahi, pejabat kota Al-Kut.

Meski penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti, laporan awal dari kepolisian menunjukkan api pertama kali muncul di lantai tempat parfum dan kosmetik dijual.

“Kobaran api membuat banyak orang terjebak di dalam gedung. Semua orang panik berusaha menyelamatkan diri,” ujar Ali Al-Zargani, warga yang tinggal di dekat lokasi dan baru mendatangi area kejadian setelah api padam.

“Saya melihat tubuh anak-anak dan perempuan hangus terbakar tergeletak. Pemandangan itu sungguh mengerikan,” tambahnya.

Sejumlah jenazah telah dipersiapkan untuk dimakamkan, dengan para pelayat menangis dan berdoa di atas peti jenazah. Namun, lebih dari 15 korban yang mengalami luka bakar parah memerlukan pengujian DNA untuk proses identifikasi, menurut laporan seorang saksi mata kepada Reuters.

Sementara tim penyelamat masih menyisir sisa-sisa bangunan yang hangus, Perdana Menteri Irak Mohammed Shia Al-Sudani memerintahkan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap potensi kelalaian. Kantor perdana menteri juga menyerukan hari berkabung nasional.

Gubernur provinsi mengatakan, hasil awal investigasi akan diumumkan dalam waktu 48 jam, sebagaimana dilaporkan oleh kantor berita negara INA. Ia juga menegaskan bahwa pihak berwenang telah mengajukan gugatan hukum terhadap pemilik gedung dan manajemen hipermarket.

Kebakaran tragis ini kembali menyoroti lemahnya sistem keselamatan kebakaran di Irak. Pada tahun 2023 lalu, lebih dari 100 orang tewas dalam kebakaran yang melanda sebuah gedung pernikahan di wilayah utara negara itu.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon