Iran Serang Pangkalan Militer AS di Bahrain
Sabtu, 28 Februari 2026 | 18:24 WIB
Bahrain, Beritasatu.com – Iran menyerang area kosong di area pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Bahrain. Serangan ini diluncurkan setelah wilayah Teheran dan sejumlah wilayah Iran lainnya diserang oleh AS dan Israel pada Sabtu (28/2/2026).
Kabar ini disampaikan setelah kantor berita Reuters melaporkan adanya asap mengepul dari area perumahan Juffair di pangkalan Angkatan Laut AS.
Mengutip laporan Al Jazeera, video yang beredar di media sosial memperlihatkan kepulan asap membubung tinggi setelah serangan Iran ke pangkalan militer AS di Bahrain. Dua rudal berhasil dicegat di atas Qatar, sementara suara ledakan terdengar di wilayah Abu Dhabi, Kuwait, hingga Arab Saudi.
“Rudal yang ditembakkan Iran mengenai area kosong di pangkalan militer AS di Bahrain,” ujar analis politik Bahrain, Dr Ahmed Alkhuzaie kepada The Jerusalem Post, dikutip Sabtu (28/2/2026).
Sementara itu, kantor berita resmi Bahrain menyatakan negara tersebut berhasil menangani rudal yang masuk ke wilayah udaranya.
Serangan pertama yang diluncurkan AS dan Israel disebut mendarat di dekat kantor Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Presiden AS Donald Trump menyebut serangan ini sebagai misi mulia.
Dilansir dari Irish News, Trump mengatakan serangan tersebut perlu diluncurkan karena Iran berupaya mengembangkan senjata nuklir dan sistem rudal yang dapat membahayakan AS.
Media Iran melaporkan serangan di seluruh negeri, dan asap terlihat mengepul dari wilayah ibu kota Iran, Teheran. Jalan menuju kompleks kediaman Khamenei di pusat Teheran disebutkan telah ditutup oleh pihak berwenang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
MK: Kerugian Negara Ditentukan BPK!
Pilot Hilang, AS Hadapi Tantangan Berat Pencarian
Lagi-lagi AS-Israel Serang Fasilitas Nuklir Iran
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Salah Bakal Hengkang dari Liverpool, Slot: Jangan Salahkan Saya!




