Panik Hotel di Manama Diserang, AS Minta Warganya Tinggalkan Lokasi
Minggu, 1 Maret 2026 | 20:07 WIB
Manama, Bahrain, Beritasatu.com — Pemerintah Bahrain melaporkan sebuah hotel di ibu kota, Manama, mengalami kerusakan akibat serangan yang terjadi pada akhir pekan. Kementerian Dalam Negeri Bahrain menyebutkan bahwa Crowne Plaza Manama menjadi salah satu sasaran dalam insiden tersebut.
Dalam pernyataan resmi, otoritas menyatakan serangan itu menyebabkan kerusakan material pada bangunan, tetapi tidak ada korban jiwa. Pemerintah belum memerinci secara detail jenis proyektil yang digunakan, tetapi sebelumnya Bahrain melaporkan adanya serangan rudal yang menargetkan sejumlah titik strategis di wilayahnya.
Menanggapi situasi keamanan yang memburuk, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Bahrain mendesak warga negaranya untuk meninggalkan hotel-hotel di Manama. Imbauan tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi yang dipublikasikan di platform media sosial X.
Dalam pernyataannya, pihak kedutaan menyebut bahwa serangan terhadap hotel Crowne Plaza di Manama telah dikonfirmasi dan mengakibatkan sejumlah orang mengalami luka-luka. Namun, otoritas Bahrain sebelumnya menyatakan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Imbauan ini dikeluarkan di tengah kekhawatiran bahwa fasilitas publik dan properti asing berpotensi menjadi target serangan lanjutan, terutama di tengah meningkatnya ketegangan regional yang melibatkan Iran dan sekutunya.
Pada Sabtu, pemerintah Bahrain juga menyampaikan bahwa serangan rudal turut menargetkan markas Armada ke-5 Angkatan Laut Amerika Serikat yang bermarkas di negara tersebut. Selain itu, tiga bangunan di Manama dilaporkan mengalami kerusakan akibat serangan tersebut.
Armada ke-5 Angkatan Laut AS memiliki peran strategis dalam operasi keamanan maritim di kawasan Teluk, termasuk pengamanan jalur pelayaran internasional. Hingga kini, belum ada laporan resmi mengenai korban di fasilitas militer tersebut.
Insiden ini menambah daftar ketegangan di kawasan Timur Tengah, khususnya terkait dinamika keamanan antara Iran dan negara-negara sekutunya dengan Amerika Serikat. Otoritas Bahrain menyatakan situasi masih dipantau secara ketat dan langkah-langkah pengamanan tambahan telah diterapkan di berbagai titik strategis.
Warga asing, termasuk wisatawan dan pekerja ekspatriat di Manama, diimbau untuk mengikuti perkembangan informasi resmi dan mematuhi arahan otoritas setempat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Ini Senjata Iran yang Bikin Rontok Jet Tempur F-15 AS
Ribuan Warga Mojokerto Terima Bantuan Pangan
Sampah Laut Kian Parah, Pengelolaan di Darat Jadi Sumber Masalah
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Man City vs Liverpool, Mengapa Guardiola Tak Ada di Pinggir Lapangan?




