Korban Tewas Banjir di Brasil Bertambah Jadi 126 Orang
Jumat, 3 Juni 2022 | 19:27 WIB
Rio de Janeiro, Beritasatu.com- Korban tewas akibat banjir di kota Recife, Brasil dan wilayah metropolitannya telah bertambah menjadi 126 orang dan dua orang hilang. Seperti dilaporkan Xinhua, Jumat (3/6/2022), pernyataan itu disampaikan pemerintah negara bagian Pernambuco.
Sedikitnya 9.302 orang telah terusir dari rumah mereka karena hujan yang menyebabkan banjir besar dan tanah longsor di kota Recife. Bencana longsor mengubur puluhan rumah di lereng bukit dan menyebabkan sebagian besar kematian.
Bencana ini adalah tragedi terburuk yang terjadi di Pernambuco sejak awal abad ke-21 dan terburuk kedua dalam sejarah negara bagian itu. Sebelumnya, sejarah mencatat banjir Mei 1966 menyebabkan Sungai Capibaribe meluap dan menyebabkan 175 orang tewas.
Baca Juga: Bencana Longsor di Brasil Akibatkan 35 Orang Tewas
Petugas pemadam kebakaran dan tentara bekerja untuk mencari mayat dua korban yang hilang dengan bantuan anjing penyelamat terlatih.
Hingga kini, ada 31 kotamadya di Pernambuco sudah menyatakan keadaan darurat akibat hujan, sementara 51 kota mengalami beberapa jenis kerusakan.
Presiden Brasil Jair Bolsonaro telah terbang meninjau di atas daerah itu pada Senin (30/5). Dia berjanji untuk melakukan segala yang mungkin untuk "meringankan penderitaan" dari mereka yang terkena dampak.
Bolsonaro mengutip bencana serupa baru-baru ini di pegunungan di atas Rio de Janeiro, di negara bagian Bahia selatan dan di negara bagian Minas Gerais. Banjir dan hujan lebat menewaskan ratusan orang dan memaksa ribuan orang mengungsi dari rumah mereka di daerah ini selama setahun terakhir.
Baca Juga: Banjir dan Longsor di Brasil, 8 Tewas dan 13 Hilang
Hujan juga memengaruhi negara bagian Sergipe, Alagoas, Paraiba dan Rio Grande do Norte, di wilayah timur laut Brasil. Di Alagoas, empat orang meninggal dan sekitar 12.000 orang kehilangan tempat tinggal.
Sedikitnya 6.650 orang telah mengungsi akibat hujan, yang menyebabkan banjir besar dan tanah longsor yang mengubur puluhan rumah, menyebabkan sebagian besar kematian di ibu kota negara bagian Recife dan wilayah metropolitannya.
Sebanyak 24 kotamadya Pernambuco telah mengumumkan keadaan darurat, dan pemerintah federal telah mengumumkan akan mengalokasikan sekitar US$$ 200 juta (Rp 2,9 triliun) untuk membangun kembali daerah yang terkena dampak.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




