Datangi RSUD, Keluarga Korban Ledakan Amunisi di Garut Tunggu Autopsi
Senin, 12 Mei 2025 | 20:28 WIB
Garut, Beritasatu.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pameungpeuk, Kabupaten Garut, dipenuhi keluarga korban. Mereka datang untuk mencari informasi dan memastikan kondisi anggota keluarganya setelah insiden ledakan amunisi kedaluwarsa di Garut yang terjadi pada Senin (12/5/2025).
Ledakan yang terjadi di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Garut, ini merupakan bagian dari kegiatan pemusnahan amunisi kedaluwarsa oleh pihak TNI. Namun, peristiwa tersebut berubah menjadi tragedi setelah menyebabkan 13 orang tewas, terdiri dari empat anggota TNI dan sembilan warga sipil.
Keluarga Tunggu Proses Autopsi
Hingga Senin malam, tim medis RSUD Pameungpeuk masih melakukan proses autopsi terhadap jenazah korban guna mengidentifikasi secara akurat siapa saja yang menjadi korban ledakan tersebut.
Salah satu keluarga korban, Dedi, mengatakan ia datang bersama istrinya untuk mencari kabar saudara iparnya yang menjadi korban ledakan amunisi kedaluwarsa di Garut.
"Saya memang kurang paham aktivitas mereka sehingga bisa berada di lokasi itu. Mereka kakak beradik, saudara dari istri saya,” kata Dedi saat ditemui di RSUD.
Belum Ada Pernyataan Resmi
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari otoritas militer maupun pihak rumah sakit terkait perkembangan hasil identifikasi ataupun penyebab teknis dari ledakan lanjutan yang terjadi saat pemusnahan amunisi.
Namun, pihak rumah sakit menyatakan setelah proses autopsi selesai dilakukan, jenazah akan segera diserahkan kepada pihak keluarga korban ledakan amunisi kedaluwarsa di Garut untuk pemakaman lebih lanjut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




