Nekat Berenang di Zona Terlarang, Wisatawan Nyaris Tenggelam di Pangandaran
Rabu, 14 Mei 2025 | 10:33 WIB
Pangandaran, Beritasatu.com - Sejumlah wisatawan di Pantai Pangandaran, Jawa Barat, nyaris tenggelam setelah tergulung ombak karena nekat berenang di zona terlarang yang sudah diberi tanda bendera merah. Beruntung, petugas dari Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) sigap memberikan pertolongan dan berhasil menyelamatkan mereka.
Insiden terjadi pada Selasa (13/5/2025), ketika ombak besar menghantam wilayah pantai dan menyeret wisatawan ke tengah laut. Petugas Balawista harus berjibaku melawan derasnya arus demi mengevakuasi para korban.
Menurut petugas Balawista, Abdul Rohman, selama libur panjang Waisak, sudah terjadi empat kecelakaan laut serupa. Namun, semua korban berhasil diselamatkan karena kesiapan petugas yang rutin berpatroli dan mengawasi area rawan.
“Selama dua hari terakhir, ada empat kecelakaan laut akibat wisatawan mengabaikan rambu larangan. Padahal kami sudah pasang bendera merah di zona berbahaya,” ujar Abdul Rohman.
Selain kasus wisatawan terseret ombak, pihak Balawista juga menangani lebih dari 20 laporan anak-anak yang terpisah dari orang tuanya di tengah keramaian pengunjung. Semua korban akhirnya berhasil ditemukan dan dikembalikan kepada keluarganya melalui pengumuman pengeras suara di lokasi.
“Rata-rata anak-anak terpisah karena pengunjung sangat ramai. Namun, berkat koordinasi dan pengumuman yang cepat, semuanya bisa ditemukan,” tambahnya.
Untuk mencegah kejadian serupa, petugas terus melakukan patroli rutin di sepanjang Pantai Barat Pangandaran serta memberikan imbauan agar wisatawan tidak berenang di zona berbahaya. Balawista juga mengingatkan para orang tua agar lebih waspada dan tidak lengah mengawasi anak-anak mereka saat bermain di pantai.
Kewaspadaan pengunjung dan kesiapsiagaan petugas menjadi kunci utama keselamatan wisata pantai, terutama saat musim liburan dengan lonjakan jumlah wisatawan Pantai Pangandaran.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
TNI Gelar Gladi Resik Sambut Jenazah Mayor Zulmi di Rumah Duka




