ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Berkah Ramadan, Perajin Kolang-kaling Pangandaran Kebanjiran Order

Rabu, 4 Maret 2026 | 19:00 WIB
MI
BW
Penulis: Muhamad Iqbal | Editor: BW
Proses pembuatan kolang-kaling di Pangandaran, Jawa Barat, yang melonjak permintaannya saat Ramadan 2026.
Proses pembuatan kolang-kaling di Pangandaran, Jawa Barat, yang melonjak permintaannya saat Ramadan 2026. (Beritasatu.com/Muhamad Iqbal)

Pangandaran, Beritasatu.com — Ramadan membawa berkah bagi para perajin kolang-kaling di Desa Sindangwangi, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Permintaan yang melonjak tajam membuat omzet mereka meningkat hingga 100 persen dibandingkan hari biasa.

Sejak awal bulan puasa, aktivitas produksi terlihat jauh lebih sibuk. Para perajin dengan cekatan mengupas buah aren yang menjadi bahan utama kolang-kaling, salah satu komponen favorit takjil saat berbuka puasa.

Lonjakan permintaan tersebut berdampak langsung pada peningkatan produksi. Jika pada hari biasa mereka bekerja lebih santai, kini para perajin harus berpacu dengan waktu demi memenuhi pesanan dari pasar lokal hingga luar daerah.

ADVERTISEMENT

Salah seorang perajin, Nana, mengungkapkan dalam sehari satu tempat produksi mampu menghabiskan lebih dari satu kuintal buah aren segar.

“Setiap bulan kami memang selalu memproduksi kolang-kaling, tetapi perbedaannya dengan bulan Ramadan sangat jauh. Kalau hari biasa omzetnya lebih rendah dan bahan baku melimpah, pada bulan Ramadan, permintaan selalu meningkat, setiap hari bisa satu kuintal produksi,” ujar Nana, Selasa (3/3/2026).

Tingginya kebutuhan membuat para perajin tak hanya mengandalkan buah dari pohon milik sendiri. Mereka juga harus membeli dari petani lain, bahkan dengan harga yang melonjak hingga dua kali lipat.

“Untuk bahan baku saat bulan puasa ini jadi sulit karena berebut dan harganya tinggi. Biasanya satu pohon Rp 50.000, sekarang bisa tembus Rp 100.000 per pohon. Kalau harga kolang-kaling siap jual sekarang Rp 10.000, dari biasanya Rp 8.000,” jelasnya.

Meski proses pengolahan cukup panjang, mulai dari perebusan hingga pengupasan manual, para perajin tetap bersyukur. Bagi mereka, Ramadan bukan hanya bulan ibadah, tetapi juga momentum meningkatkan perekonomian keluarga.

Lonjakan permintaan kolang-kaling ini pun menjadi gambaran bagaimana tradisi kuliner Ramadan mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat hingga ke tingkat desa.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Favorit Saat Ramadan, Ini Kampung Kolang-kaling di Cilacap

Favorit Saat Ramadan, Ini Kampung Kolang-kaling di Cilacap

JAWA TENGAH
Berkah Ramadan, Pengrajin Kolang-kaling Raup Untung Besar

Berkah Ramadan, Pengrajin Kolang-kaling Raup Untung Besar

JAWA BARAT
13 Manfaat Kesehatan Kolang-kaling Si Primadona Saat Ramadan

13 Manfaat Kesehatan Kolang-kaling Si Primadona Saat Ramadan

LIFESTYLE
Pasokan Seret, Produksi Kolang-kaling di Lebak Turun dan Harga Naik

Pasokan Seret, Produksi Kolang-kaling di Lebak Turun dan Harga Naik

BANTEN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT