Penjualan Tiket Kereta Api Tembus 617.000 Saat Libur Panjang Paskah
Sabtu, 4 April 2026 | 10:45 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Memasuki periode libur panjang akhir pekan awal April 2026, pergerakan masyarakat dengan kereta api masih berlangsung di berbagai daerah. Pada momentum libur nasional Wafat Yesus Kristus pada Jumat (3/4/2026) dan Hari Paskah pada Minggu (5/4/2026) tetap mendorong aktivitas perjalanan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, hingga 3 April 2026 pukul 09.00 WIB, penjualan tiket periode long weekend 2-5 April 2026 mencapai 617.531 tiket.
"Dari total kapasitas 727.222 tempat duduk atau 84,92%. Angka ini mengindikasikan minat masyarakat dalam memanfaatkan kereta api sebagai moda transportasi selama libur panjang," kata Anne Purba dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/4/2026).
Dari jumlah tersebut, sebanyak 521.669 tiket merupakan KA Jarak Jauh atau 84,45% dari kapasitas 617.718 tempat duduk. Sementara itu, KA Lokal mencatat penjualan 95.862 tiket atau 87,54% dari kapasitas 109.504 tempat duduk.
"Keberangkatan hari ini, Jumat, 3 April 2026, volume pelanggan diproyeksikan mencapai lebih dari 162.405 orang. Pergerakan ini menunjukkan tren perjalanan yang tetap terjaga sepanjang periode libur panjang," jelasnya.
Okupansi Harian Long Weekend 2-5 April 2026 (per 3 April 2026 pukul 09.00 WIB):
- 2 April 2026: 202.821 pelanggan dari 181.204 tempat duduk (111,93%)
- 3 April 2026: 162.405 pelanggan dari 182.026 tempat duduk (89,22%)
- 4 April 2026: 113.649 pelanggan dari 182.028 tempat duduk (76,20%)
- 5 April 2026: 138.656 pelanggan dari 181.964 tempat duduk (71,90%)
Pola perjalanan menunjukkan bahwa masyarakat telah merencanakan mobilitas sejak awal periode libur. Sejumlah rute utama mencatat tingkat keterisian tinggi, terutama pada jalur yang menghubungkan kota-kota wisata dan pusat aktivitas.
Relasi yang paling banyak dipilih pelanggan baik KA Jarak Jauh dan Lokal antara lain:
- Yogyakarta-Gambir: 6.188 pelanggan
- Lempuyangan-Pasarsenen: 5.882 pelanggan
- Pasarsenen-Lempuyangan: 5.688 pelanggan
- Gambir-Yogyakarta: 5.656 pelanggan
- Semarang Tawang-Gambir: 4.242 pelanggan
- Bandung-Gambir: 3.889 pelanggan
- Sukabum-Bogor Paledang: 3.886 pelanggan
- Surabaya Pasar Turi-Pasarsenen: 3.876 pelanggan
- Gambir-Semarang Tawang: 3.715 pelanggan
- Bogor Paledang-Sukabumi: 3.691 pelanggan
Munculnya relasi seperti Bogor-Sukabumi yang dilayani KA Pangrango menunjukkan tingginya minat masyarakat menuju destinasi wisata alam. Jalur ini dikenal dengan panorama pegunungan dan menjadi pilihan perjalanan singkat yang diminati saat libur akhir pekan panjang.
"Selain itu, Yogyakarta, Semarang, dan Bandung tetap menjadi tujuan utama dengan daya tarik budaya, kuliner, dan destinasi wisata yang beragam," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




