Operasi Ketupat 2026, Lalin Pangandaran Diatur Bertahap
Selasa, 24 Maret 2026 | 14:52 WIB
Pangandaran, Beritasatu.com - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pangandaran melaksanakan Operasi Ketupat Lodaya 2026 dengan fokus pada pengaturan arus lalu lintas di jalur arteri menuju Pantai Pangandaran.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pangandaran AKP Yudi Risnandar mengatakan volume kendaraan mengalami peningkatan signifikan selama libur Lebaran 2026.
“Kepadatan kendaraan terus meningkat setiap hari sehingga pengamanan difokuskan di jalur arteri sebagai akses utama menuju kawasan wisata,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).
Peningkatan volume kendaraan terpantau di sejumlah titik rawan kemacetan, seperti persimpangan Pancimas, Jalan Emplak, dan Bundaran Ikan Marlin. Kepadatan didominasi kendaraan roda dua dan roda empat yang menuju berbagai objek wisata di Pangandaran.
“Selain jalur arteri, pengaturan juga dilakukan pada akses masuk dan keluar kawasan wisata. Rekayasa lalu lintas diterapkan secara situasional menyesuaikan kondisi di lapangan,” kata Yudi Risnandar
Untuk mengurai kepadatan, kepolisian menerapkan sistem penggalan arus lalu lintas dalam tiga tahap, yakni penggal satu, penggal dua, dan penggal tiga.
Pada penggal satu, arus lalu lintas masih dalam kondisi normal dengan pengaturan standar. Saat volume kendaraan meningkat, diterapkan penggal dua berupa pembatasan arus dan pengalihan ke jalur alternatif.
Adapun pada kondisi sangat padat, diberlakukan penggal tiga dengan sistem buka-tutup arus serta prioritas bagi kendaraan tertentu.
Penggalan arus tersebut mencakup:
- Penggal satu: Bundaran Marlin hingga Cikidang
- Penggal dua: SPBU Putrapinggan hingga Bundaran Emplak
- Penggal tiga: Bundaran Emplak hingga Simpang Tiga Pancimas Kalipucang
Rekayasa serupa juga diterapkan pada arus keluar kawasan wisata guna mencegah penumpukan kendaraan, terutama saat jam puncak kunjungan dan waktu kepulangan wisatawan.
Sementara itu, pengaturan lalu lintas di dalam kawasan wisata dikelola oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran dengan pola rekayasa berbasis waktu.
Sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah diharapkan mampu menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026.
Masyarakat diimbau untuk mematuhi arahan petugas serta memperhatikan rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




