Karawang Siap Jadi Role Model Pilkades Digital
Kamis, 20 November 2025 | 12:15 WIB
Karawang, Beritasatu.com - Kabupaten Karawang menjadi daerah pertama di Jawa Barat yang akan melaksanakan pemilihan kepala desa (pilkades) berbasis digital. Pelaksanaan pilkades digital ini mengacu pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri serta Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor: 143/PMD.01/DPM-DESA, dan dijadwalkan berlangsung pada 28 Desember 2025.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karawang, Syaifullah, mengatakan saat ini proses persiapan tengah dilakukan secara intensif, baik dari sisi perangkat maupun regulasi.
“Pilkades digital saat ini dalam proses pematangan. Karawang dipercaya sebagai role model untuk pelaksanaan Pilkades Digital ini,” ujar Syaifullah, Rabu (19/11/2025).
Ia menjelaskan, tahapan pilkades kini telah memasuki proses penjaringan bakal calon serta penetapan daftar pemilih sementara (DPS) yang dijadwalkan pada 21 November 2025. Pemerintah Kabupaten Karawang juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terutama di desa-desa yang akan melaksanakan pilkades berbasis digital.
“Sedikitnya ada sembilan desa di delapan kecamatan yang akan melaksanakan pilkades digital pada 28 Desember 2025. Sosialisasi terus kami lakukan agar masyarakat memahami mekanisme pemilihannya,” tambahnya.
Meski menggunakan sistem digital, Syaifullah menegaskan proses pemungutan suara tetap dilakukan di bilik suara seperti pilkades pada umumnya. Hanya saja, metode pencoblosan kini diganti dengan pemilihan melalui perangkat elektronik.
“Walaupun digital, pemilih tetap harus datang ke bilik suara. Setelah memilih melalui layar perangkat, sistem akan mengeluarkan print out sebagai bukti pilihan, lalu dimasukkan ke kotak suara digital. Ini memastikan transparansi dan memungkinkan pemilih mengecek kembali kesesuaian pilihannya,” jelasnya.
Menurutnya, sistem yang digunakan adalah digital offline, sehingga tidak terhubung dengan jaringan internet untuk menghindari risiko peretasan. Seluruh data suara tersimpan di perangkat khusus dan akan direkap secara digital.
DPMD Karawang juga bekerja sama dengan tim teknis dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memastikan perangkat, aplikasi, serta SDM pendukung siap digunakan. Setiap desa akan mendapatkan minimal satu kali simulasi pemungutan suara sebelum hari pelaksanaan.
“Simulasi penting dilakukan agar panitia, saksi, dan masyarakat memahami cara kerja sistem digital. Ini juga untuk memastikan perangkat siap dan aman saat digunakan,” tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




