Oksigen Medis Gratis per Kecamatan di Kota Bogor Laris
Jumat, 30 Juli 2021 | 20:43 WIB
Bogor, Beritasatu.com – Oksigen medis gratis yang disediakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor di setiap kecamatan mulai menipis. Camat Bogor Utara, Marse Hendra Saputra menuturkan, dari lima tabung oksigen yang masing-masing berukuran 6 meter kubik, saat ini hanya tersisa satu buah.
"Dari 5 tabung oksigen, sudah 4 tabung habis dibagikan kepada warga. Kita sudah mulai salurkan sejak kemarin," kata Marse, Jumat (30/7/2021).
Menurutnya, stok oksigen yang dimilikinya cepat habis lantaran permintaan warga Isoman yang mengisi ulang cukup banyak. Apalagi, per Kamis (29/7/2021), total ada 723 warga yang tengah menjalani Isoman di kediaman masing-masing.
"Kita juga beroperasi 24 jam untuk pengisian ulang oksigen ini. Ada petugas yang piket," ucap dia.
Soal siapa saja yang berhak mendapatkan isi ulang oksigen ini, dijelaskan Marse, oksigen ini diperuntukan bagi pasien Isoman yang berdomisili di wilayah Kecamatan Bogor Utara.
Disinggung apakah ketersediaan oksigen mencukupi bagi warga, Marse tak mampu memastikannya. Namun, selama kebutuhannya tidak banyak, ia meyakini ketersediaan oksigen ini bisa mencukupi kebutuhan pasien Isoman.
"Selama ini kita juga tetap memberikan pelayanan bagi warga yang membutuhkan isi ulang lebih dari satu kali perharinya. Selama kapasitasnya ada, kita layani," lanjut dia.
Termasuk, dilanjutkan Marse, untuk warga yang tidak memiliki tabung, pihaknya akan semaksimal mungkin mencarikan solusi bagi mereka.
"Biasanya kalau ada warga yang positif dan membutuhkan tabung oksigen itu mereka melaporkan ke puskesmas dan puskesmas akan meminjamkan. Kalau tidak ada, pemerintah akan mencari pinjaman," bebernya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyediakan isi ulang oksigen medis di setiap kecamatan. Diharapkan ketersedian oksigen medis mengantisipasi kebutuhan mendesak warga yang tengah melakukan isolasi mandiri (isoman).
Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya menuturkan, terdapat 5 unit tabung berukuran 6 meter kubik yang tersedia di setiap kecamatan dan bisa dikonversi menjadi 20 tabung kecil untuk warga yang membutuhkan.
"Jadi, di setiap kecamatan disiapkan 5 tabung oksigen berukuran 6 meter kubik setiap harinya. Warga bisa mengisi tabung-tabung kecil miliknya secara gratis selama persediaan masih ada," terang Bima, Kamis (29/7/2021).
Kata Bima, bagi warga Kota Bogor yang sangat membutuhkan oksigen untuk keluarganya yang sedang mengikuti isoman, silakan menghubungi Kantor Kecamatan. Ia memastikan, di setiap Kantor Kecamatan tersedia tabung oksigen besar yang bisa dikonversi menjadi tabung kecil.
"Jadi masih harus diantisipasi kebutuhan warga yang sedang isoman. Kita ingin menekan semaksimal mungkin angka kematian warga yang isoman. Jangan sampai warga meninggal karena tidak dapat oksigen," ungkap Bima.
Kebutuhan oksigen, kata Bima, masih tinggi. Namun, dibandingkan dengan minggu lalu sudah lebih terkendali karena ada pasokan dari berbagai sumber dan diupayakan distribusi bisa dilakukan setiap hari.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




