Brando Susanto: Kantor Sekretariat DPD TMP Rumah Bersama Pemuda Milenial Kreatif
Senin, 27 September 2021 | 15:34 WIB
Bandung, Beritasatu.com - Ketua DPD Taruna Merah Putih (TMP) Jawa Barat Brando Susanto mengatakan Kantor Sekretariat DPD Taruna Merah Putih Jawa Barat dimaksudkan untuk menampung semangat kebersamaan pemuda milenial guna mengkonsolidasikan ide-ide dan karya kreatif.
"Kantor DPD TMP ini adalah ruang kolaborasi segmen anak muda, dari pelajar, mahasiswa, profesional muda, hingga seniman. Anak muda Jawa Barat perlu ruang untuk berkembang sesuai potensi yang dimiliki. Kantor Sekretariat DPD TMP Jawa Barat adalah rumah bersama bagi seluruh elemen pemuda milenial," tegas Brando dalam peresmian Kantor Sekretariat DPD TMP Jawa Barat, Minggu (26/9/2021).
Brando mengemukakan, kantor ini dapat memberikan ruang untuk dapat mengkonsolidasikan semangat juang dan gagasan para anak muda yang bermanfaat bagi masyarakat di Jawa Barat.
"Kantor Sekretariat DPD TMP juga sebagai ruang pengkaderan serta semangat membangun partai melanjutkan api perjuangan dan cita-cita Bung Karno bagi bangsa. Harapannya, anak muda tidak hanya terus mengglorifikasi sejarah masa lampau tapi juga dapat menciptakan sejarahnya sendiri," ujar Brando.
Brando menambahkan Provinsi Jawa Barat memiliki 27 kabupaten/kota, sebaran Taruna Merah Putih sementara ini sudah terkonsolidasi di 22 kabupaten/kota.
"Hal ini menjadi perhatian besar kami di DPD TMP, agar kabupaten/kota yang masih belum terbentuk pengurus TMP segera bisa kami konsolidasikan guna membantu kerja-kerja dan pemenangan PDI Perjuangan," ungkapnya.
Selain meresmikan Kantor Sekretariat DPD TMP Jawa Barat di Jalan Kebon Jati Nomor 60, Kecamatan Andir, Kota Bandung, DPP TMP juga menggelar bakti sosial tahap IV, serta dialog dan silaturahmi Kader TMP bersama DPD PDI Perjuangan Jawa Barat.
Sekjen DPP Taruna Merah Putih, Restu Hapsari mengatakan paket sembako dan masker yang akan distribusikan ini merupakan bentuk internalisasi semangat gotong-royong para kader TMP dari tahap pertama hingga tahap keempat.
"Sejauh ini TMP sudah mendistribusikan total 4.102 paket sembako dan masker bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19," ucap Restu.
Sementara itu Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat Ono Surono menyampaikan, menjadi kader PDIP adalah sebuah jalan pengabdian, sehingga anak muda yang terpanggil menjadi bagian dari partai harus siap dengan segala konsekuensi baik waktu, pikiran dan tenaga.
"Ada satu hal yang menjadi PR partai, yakni masalah radikalisme dan intoleransi yang menggurita di Jawa Barat. Beberapa kabupaten/kota yang menjadi basis marhaen bisa tergeser. Maka, kita harus merefleksikan dan mengevaluasinya agar partai dapat mengakar kembali pada basis yang menjadi kegelisahan kita," tegasnya.
Anggota DPR dari FPDIP itu menilai, ada tahapan yang harus dilaksanakan sebagai kader partai yakni melaksanakan dan mewujudkan amanat Kongres V PDIP menuju partai pelopor.
"Kita harus mewujudkan mimpi kita menjadi partai pelopor dengan semangat menjadikan partai bergerak bersama masyarakat kecil. Bicara terkait partai pelopor, tidak hanya berkumpul dan diskusi, tetapi kita harus membaur dalam permasalahan yang dialami oleh rakyat," tambahnya.
Selain itu, kepada seluruh kader TMP Jawa Barat, Ono berharap agar program yang dicanangkan oleh pengurus harus diaplikasikan di tengah masyarakat.
"Kita harus mampu memanajemen partai, terkait rekrutmen kader, pendidikan kader dan sekaligus membangun kekuatan rakyat, serta meningkatkan tata kelola partai yang baik sehingga dapat menjawab kegelisahan rakyat," tuturnya.
Acara peresmian kantor sekretariat ini dihadiri juga oleh Ketua DPC PDIP Kota Bandung Achmad Nugraha, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor Dadang Iskandar Danubrata, Ketua DPD Taruna Merah Putih Provinsi DKI Jakarta Rolas Sintinjak dan para ketua, sekretaris dan bendahara DPC Taruna Merah Putih dari 12 kabupaten/kota.
Mengakhiri rangkaian kegiatan, DPP Taruna Merah Putih mengunjungi dan berziarah ke makam Ki Marhaen di Batununggal Kota Bandung untuk terus memupuk kepedulian kepada kaum marhaen. Selama ini Ki Marhaen digaungkan oleh Bung Karno sebagai simbol rakyat kecil yang harus dibela dan diperjuangkan kesejahteraannya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




