ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kapolda Jateng Warning Pelaku Pengeroyokan Bos Rental hingga Tewas: Seminggu Serahkan Diri!

Sabtu, 15 Juni 2024 | 21:22 WIB
MI
MF
Penulis: Muhammad Iqbal Ikromi | Editor: DIN
Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi meminta kepada para pelaku yang terlibat dalam peristiwa pengeroyokan bos rental mobil hingga tewas di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, untuk segera menyerahkan diri, Sabtu, 15 Juni 2024.
Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi meminta kepada para pelaku yang terlibat dalam peristiwa pengeroyokan bos rental mobil hingga tewas di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, untuk segera menyerahkan diri, Sabtu, 15 Juni 2024. (Beritasatu.com/Muhammad Iqbal Ikromi)

Semarang, Beritasatu.com - Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Ahmad Luthfi meminta kepada para pelaku yang terlibat dalam peristiwa pengeroyokan bos rental mobil hingga tewas di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, untuk segera menyerahkan diri. Meski demikian kepolisian belum membeberkan ada berapa orang yang masih dikejar.

"Warning kepada para pelaku, seminggu serahkan diri. Atau akan ada upaya paksa. Sudah kantongi beberapa nama yang bukti permulaannya cukup untuk lakukan upaya paksa," kata Kapolda Jateng, Irjen Ahmad Luthfi, Sabtu (15/6/2024).

Tim gabungan Polda Jawa Tengah dan Polresta Pati telah menangkap 10 orang yang terlibat dalam penganiayaan bos rental mobil di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

"Sudah rilis pertama tangkap tiga orang dan satu orang. Tadi malam tim gabungan Polda Jateng dan Polresta Pati kembali menangkap empat orang, subuh dua orang. Jumlah 10 orang pelaku pengeroyokan. Peran sudah, bukti permulaan cukup bahwa yang bersangkutan adalah terlibat dalam kasus 170 (pengeroyokan)," kata Ahmad Luthfi.

Luthfi mengatakan tindakan tegas tim Polda Jateng dan Polresta Pati berhasil menangkap para pelaku tersebut yang bersembunyi di hutan dan kebun.

"Ada yang sembunyi di hutan dan di kebun. Macam-macam, ada yang di suatu tempat yang tidak perlu disampaikan," tegasnya.

Enam orang yang berhasil ditangkap perannya berbeda-beda, yakni mengambil alih kendaraan, menendang perut korban, serta memukul korban menggunakan batu.

"Yang ditangkap perannya yang ambil alih kendaraan, setop kendaraan, tendang perut. Ada yang pukul dengan batu yang ditali di kaos. Ada yang melindas dengan motor," jelasnya.

Untuk diketahui, bos rental asal Jakarta berinisial BH (52 tahun) meninggal di Sukolilo, Pati, seusai dikeroyok saat akan mengambil mobilnya sendiri yang sudah lama tidak kembali. Pada peristiwa yang terjadi 6 Juni 2024 itu tiga teman BH juga dikeroyok dan mengalami luka parah.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon