ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kualitas Udara Baik, Kota Malang Masuk Nominasi ASEAN ESC Award 2025

Jumat, 20 Juni 2025 | 17:49 WIB
DF
H
Penulis: Didik Fibrianto | Editor: HE
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat (Istimewa)

Malang, Beritasatu.com – Kota Malang terpilih mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi tingkat Asia Tenggara, yaitu ASEAN Environmentally Sustainable Cities (ESC) Award dan Certificate of Recognition (CoR) 2025 untuk kategori udara bersih.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan, kualitas udara Kota Malang selama empat tahun terakhir menunjukkan hasil yang sangat baik. Hal ini dibuktikan dengan indeks kualitas udara yang konsisten tinggi dan berbagai upaya konkret dari pemerintah kota.

"Indeks kualitas udara Kota Malang mencapai 88,36 dan selama 4 tahun selalu mencapai kualitas udara baik. Di sisi lain, potensi penurunan emisi mencapai 485.960,15 ton CO2 eq. Sementara indeks kualitas lingkungan hidup juga konsisten meningkat sejak 2022 dan saat ini tengah mencapai 61,76," kata Wahyu Hidayat, Jumat (20/6/2025).

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Kota Malang terhadap udara bersih bukan hanya sekadar data statistik. Pemerintah Kota Malang secara aktif melakukan berbagai langkah pengendalian pencemaran udara, seperti pemantauan kualitas udara secara rutin, uji emisi kendaraan, traffic counting, dan roadside monitoring.

"Selain itu, kita juga menjaga ekosistem serta inventarisasi data penanaman pohon dan penghijauan, serta rutin melakukan pengurangan emisi persampahan di TPA Supit Urang," ujarnya.

Berkat upaya tersebut, Kota Malang berhasil menjadi salah satu dari lima kota di Indonesia yang akan bersaing dalam ASEAN ESC Award 2025.

"Alhamdulillah, Kota Malang mendapat kehormatan menjadi kandidat mewakili Indonesia di tingkat ASEAN. Sebagai persiapan menuju ASEAN Environment Sustainable City ini, saya memaparkan langsung kepada Kementerian Lingkungan Hidup mengenai komitmen Kota Malang dalam menjaga udara bersih dan berkelanjutan,” beber Wahyu.

Ia juga menegaskan,keikutsertaan ini bukan semata-mata ajang seremonial, tetapi representasi dari komitmen bersama seluruh elemen kota dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Wahyu pun mengapresiasi peran aktif masyarakat Kota Malang dalam menjaga lingkungan. Mulai dari keterlibatan dalam lomba pengelolaan lingkungan, partisipasi dalam program edukasi, keaktifan sekolah adiwiyata, hingga kemitraan bersama LSM dan komunitas hijau.

"Persiapan kita sudah matang, kita sudah melalui presentasi persiapan nominasi dan ada diskusi positif juga dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Peserta Mujahadah Kubro mulai Berdatangan di Stadion Gajayana Malang

Peserta Mujahadah Kubro mulai Berdatangan di Stadion Gajayana Malang

JAWA TIMUR
Tawuran Mahasiswa Asal NTT di Malang, 1 Tewas 2 Kritis

Tawuran Mahasiswa Asal NTT di Malang, 1 Tewas 2 Kritis

JAWA TIMUR
Pria di Malang Bobol Bengkel Lewat Gorong-gorong demi Curi Mobil

Pria di Malang Bobol Bengkel Lewat Gorong-gorong demi Curi Mobil

JAWA TIMUR
Trans Jatim Koridor Malang–Batu Meluncur Akhir November

Trans Jatim Koridor Malang–Batu Meluncur Akhir November

JAWA TIMUR
Pencemaran Sungai Brantas Makin Parah, Pemprov Jatim Didesak Bertindak

Pencemaran Sungai Brantas Makin Parah, Pemprov Jatim Didesak Bertindak

JAWA TIMUR
Bangga! Malang Resmi Jadi Kota Kreatif UNESCO Bidang Media Arts

Bangga! Malang Resmi Jadi Kota Kreatif UNESCO Bidang Media Arts

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon