Masjid Pemuda Konsulat Surabaya Jadi Favorit Berburu Takjil
Selasa, 3 Maret 2026 | 04:10 WIB
Surabaya, Beritasatu.com – Masjid Pemuda Konsulat di Jalan Kalikepiting No. 111 Surabaya menjadi tujuan favorit warga untuk berburu takjil selama Ramadan 2026. Setiap hari, pengurus menyediakan sekitar 300 paket buka puasa gratis lengkap dengan takjil dan makanan berat bagi musafir, pekerja, hingga mahasiswa perantau.
Masjid yang berdiri di atas lahan sekitar 150 meter persegi dan menempati bekas kantor Konsulat Filipina ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah. Di luar Ramadan, pengurus tetap membagikan ratusan paket makanan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pengurus Masjid Pemuda Konsulat, Mas’ud Zakaria, mengatakan selama Ramadan pihaknya menyiapkan 300 paket buka puasa setiap hari. Paket tersebut terdiri atas takjil dan menu makanan berat.
“Kami sediakan 300 paket buka puasa gratis berupa takjil dan makanan berat. Semua boleh makan di sini, baik yang puasa maupun yang tidak puasa. Kami terbuka, silakan makan di masjid ini,” ujar Mas’ud saat dikonfirmasi, Senin (2/3/2026).
Takjil dibagikan sekitar 30 menit sebelum waktu berbuka. Setelah menyantap kurma, aneka gorengan, dan es buah, jamaah dipersilakan mengikuti salat magrib berjemaah. Seusai salat, pengurus membagikan makanan berat.
Berbeda dari kebanyakan masjid yang membagikan nasi kotak, Masjid Pemuda Konsulat menyajikan menu prasmanan. Jamaah dapat mengambil makanan sesuai kebutuhan. Menu yang disajikan antara lain nasi, sayur sop, telur mata sapi, dan perkedel.
Setiap Ramadan, masjid ini tidak hanya dipadati warga sekitar, tetapi juga perantau yang ingin menghemat pengeluaran selama bulan puasa. Salah satunya Adi, mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa), yang mengaku terbantu dengan program makan gratis tersebut.
“Program seperti ini sangat membantu orang yang membutuhkan, seperti saya. Menunya enak dan mengenyangkan. Tadi saya makan sayur sop dengan telur dan perkedel,” kata Adi.
Selain buka puasa, pengurus juga menyediakan makan sahur yang dibuka beberapa jam sebelum waktu imsak. Program ini diharapkan dapat terus berjalan untuk membantu masyarakat, khususnya musafir dan mahasiswa perantau di Surabaya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Ini Senjata Iran yang Bikin Rontok Jet Tempur F-15 AS
Ribuan Warga Mojokerto Terima Bantuan Pangan
Sampah Laut Kian Parah, Pengelolaan di Darat Jadi Sumber Masalah
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Gempa M 6,2 Guncang Talaud Terasa hingga Manado




