Arzeti Bilbina Dorong Pendidikan yang Fokus pada Keterampilan
Sabtu, 25 Oktober 2025 | 17:07 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas sekaligus Anggota DPR Arzeti Bilbina meminta pemerintah memperkuat sistem pendidikan yang berorientasi pada keterampilan (skill-based education). Menurutnya, generasi muda, khususnya generasi Z, tidak cukup hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga harus memiliki keterampilan praktis agar dapat terserap di dunia kerja.
"Yang dibutuhkan sekarang bukan hanya pelajar dan mahasiswa yang punya kemampuan akademik saja, tetapi juga keterampilan dan skill dari pendidikan yang mereka jalani agar mereka setelah lulus bisa langsung terserap dunia kerja," terang Arzeti, dikutip dari akun media sosial PKB, Sabtu (25/10/2025).
Arzeti juga menyoroti pentingnya sinkronisasi antara kurikulum sekolah menengah, khususnya sekolah menengah kejuruan (SMK), dengan kebutuhan industri dan dunia kerja.
"Lulusan dari jenjang SMK harus diberikan modal keilmuan dan keterampilan yang disesuaikan kebutuhan lapangan kerja. Dan pemerintah juga harus memiliki lembaga pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan kerja. Sehingga lulusan SMK juga mampu terserap dunia kerja, bukan hanya lulusan sarjana saja," tambahnya.
Mengutip data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Arzeti menyebut setiap tahun rata-rata ada 1,5 juta lulusan SMK yang berpotensi menjadi tenaga kerja produktif dan profesional. Namun, jumlah perguruan tinggi vokasi atau politeknik di Indonesia masih rendah, hanya sekitar 5,4% dari total lembaga pendidikan tinggi.
"Kebutuhan tenaga kerja terampil di Indonesia mencapai 113 juta pada 2030. Sedangkan jumlah tenaga kerja yang dimiliki saat ini baru 57 juta orang. Ini jadi pekerjaan rumah bagi pemerintah untuk mengisi kekurangan tenaga terampil agar posisi mereka tidak diambil oleh tenaga profesional dari luar negeri," tegasnya.
Sebagai solusi, Arzeti mendukung pelaksanaan program magang nasional yang diinisiasi pemerintah.
"Saya makanya setuju dengan adanya program pemerintah terkait pelaksanaan program magang nasional. Karena selain bagus, program ini juga baik bagi anak-anak kita untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing dalam menghadapi pasar kerja," tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




