ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

4 Anggota Keluarga Eman Jadi Korban Tewas Kebakaran Depo Pertamina

Minggu, 5 Maret 2023 | 16:38 WIB
SY
FS
Penulis: Steveman Ganda Yanto | Editor: FFS
Eman Suheri kehilangan anak, cucu, besan, dan keponakan yang meninggal dunia dalam kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara. 
Eman Suheri kehilangan anak, cucu, besan, dan keponakan yang meninggal dunia dalam kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara.  (Beritasatu.com/ Steve Yanto/Steve Yanto)

Jakarta, Beritasatu.com - Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara membawa duka mendalam bagi Eman Sulaeman (67). Empat anggota keluarganya meninggal dunia dalam kebakaran yang terjadi pada Jumat (3/3/2023) malam itu.

Padahal, sebelum kebakaran terjadi, Eman yang tinggal di Bogor sempat berkomunikasi dengan keluarganya di Tanah Merah melalui sambungan telepon. Hanya berselang beberapa jam kemudian, Eman yang mendengar kabar kebakaran Depo Pertamina Plumpang dari siaran TV sudah tidak dapat menghubungi sanak keluarganya di Tanah Merah. 

"Jam 19.00 WIB masih teleponan. Tiba-tiba lihat siaran di TV kebakaran besar, saya coba telepon sudah enggak bisa," kata Eman di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (5/3/2023).

ADVERTISEMENT

Perasaan khawatir, sedih, dan kalut menghampiri Eman saat itu. Berulang kali Eman dan keluarganya mencoba menghubungi Suheri dan anggota keluarga di Tanah Merah, namun tak kunjung ada balasan.

Hingga Sabtu (4/3/2023) dinihari sekitar pukul 01.00 WIB, menantu Eman memberikan kabar duka. Anak Eman bernama Muhammad Suheri Irawan (33), cucu laki-laki Rafasaya (4), seorang besan, dan keponakanya meninggal dunia dalam kebakaran tersebut.

"Istrinya (Suheri) selamat, tetapi anak saya, cucu, besan, dan keponakan meninggal. Tidak bisa menyelamatkan diri saat terjadi ledakan katanya. Anak saya memang sudah lama tinggal di sana," ujarnya.

Eman dan keluarganya di Bogor mendapatkan informasi keempat jenazah berada di Rumah Sakit Polri Kramat Jati pada Sabtu (4/3/2023). Eman dan keluarganya pun mendatangi RS Polri Kramat Jati untuk menyerahkan data anggota keluarganya ke Instalasi Forensik dan diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).

"Dari kemarin sudah datang masih foto dan diambil sampel DNA dari rongga mulut. Tetapi katanya anak saya (Suheri) enggak ada di sini. Kalau cucu, besan, dan keponakan ada," tuturnya.

Kekhawatiran Eman belum reda lantaran belum mendapat informasi keberadaan jenazah Suheri hingga kini. Keluarga sudah tidak tahu harus ke mana untuk mencari keberadaan jenazah Suheri.

"Kemarin sempat tenang karena dibilang jenazah anak saya ada di sini (RS Polri Kramat Jati). Tapi ternyata pas dicek lagi ternyata salah nama, jadi sampai sekarang belum tahu," ujar Eman.

Eman dan keluarga sudah menerima kasus kebakaran Depo Pertamina Plumpang sebagai sebuah musibah. Untuk itu, Eman tidak berpikir akan membawa peristiwa ini ke ranah hukum.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon