Polisi Bekuk Dua Pelaku Penipuan Umrah di Kota Depok
Kamis, 8 Juni 2023 | 21:57 WIB
Depok, Beritasatu.com - Penipuan bermodus iming-iming umrah dan naik haji terjadi di Jalan Industri Kapal RT 4 RW 11, Kecamatan Cimanggis, Depok.
Dua orang ibu-ibu yang baru pulang pengajian hampir menjadi korbannya. Diduga kedua korban dihipnotis pelaku hingga hampir menyerahkan uang jutaan rupiah.
Dari video amatir warga, kedua pelaku yang mengendarai minibus berwarna hitam, nyaris menjadi bulan-bulanan warga setelah kedapatan melakukan penipuan dengan cara menghipnotis korban. Kepolisian yang datang ke lokasi, langsung mengamankan kedua pelaku dan membawanya ke Polsek Cimanggis.
Wakapolsek Cimanggis, AKP Simare Mare membenarkan peristiwa tersebut. Dirinya mengatakan, kejadian penipuan ini bermula ketika ada dua ibu-ibu baru saja keluar dari gang rumahnya. Kemudian mereka dihampiri pelaku yang menggunakan mobil. Pelaku mengaku akan memberikan santunan di Masjid Kubah Emas dan korban tertarik.
"Korban tergiur dan naik ke dalam mobil. Kemudian tiga orang pelaku menunjukkan uang dolar Peru dan Korea Utara yang sudah kadaluarsa serta uang mainan Rp 100.000 di dalam tasnya," kata Simare Mare kepada Beritasatu.com, di Depok, Kamis (8/6/2023).
Pelaku mengimingi korban untuk memberikan hadiah umrah dan haji serta uang Rp 100 juta. Namun korban harus menukarkan uang rupiah dengan uang asing milik pelaku. Korban tidak tahu uang asing itu masih berlaku atau tidak.
"Korban diiming untuk umrah dan haji kemudian diberikan uang Rp 100 juta dengan modus memperlihatkan uang dolar yang tidak diketahui korban apakah masih berlaku atau tidak," ujarnya.
"Korban tertarik dan berusaha mencari uang karena uang yang ada pada korban akan ditukarkan dengan dolar tersebut," tambahnya.
Saat pelaku bertanya apakah memiliki uang atau tidak. Korban mengaku tidak pegang uang tunai tapi uang disimpan di rumah. Sedangkan korban lainnya mengaku hanya memiliki kalung emas yang dipakai.
"Kemudian dibantu pelaku untuk mengeluarkan kalung itu dan diserahkan ke pelaku dan pelaku bilang bu silahkan dipegang lagi," tuturnya.
Sedangkan korban kedua turun dari mobil dan pergi ke rumahnya untuk mengambil uang Rp 4,5 juta. Kemudian dia membawa uang dari dalam rumah namun ditegur oleh anak korban. Barulah korban tersadar dan menceritakan kejadian pada anaknya.
"Sedangkan korban pertama masih dalam mobil dan massa beramai-ramai amankan pelaku. Ditemukan dari mobil pelaku ada uang dollar kadaluarsa Peru dan Korea Utara. Sedangkan dalam tas pelaku ada uang mainan," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




