Lansia di Bekasi Tewas Bersimbah Darah, Diduga Korban Pembunuhan
Senin, 22 Januari 2024 | 19:35 WIB
Bekasi, Beritasatu.com - Polres Metro Bekasi Kota menduga wanita lanjut usia (lansia) berinisial A yang ditemukan tewas di wilayah Margajaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi pada Sabtu (20/1/2024) lalu adalah korban pembunuhan.
"Kami anggota Polres Metro Bekasi Kota dari Satreskrim dan Polsek Bekasi Selatan sudah menggelar olah TKP dan hasilnya diduga mayat tersebut merupakan korban pembunuhan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Muhamad Firdaus saat dikonfirmasi, Senin (22/1/2024).
Dalam proses olah TKP itu, polisi melihat korban tergeletak tak bernyawa di ruang tengah dengan kondisi terluka. Luka tersebut berada di bagian kepala belakang. Korban diduga tewas akibat hantaman benda tumpul.
"Luka yang kami temukan sementara yaitu luka di kepala belakang yang mengalami pecah akibat benda tumpul dan dalam hal ini barang bukti sudah kami amankan yaitu garpu tanah," jelas Firdaus.
Sementara itu, Ketua RT setempat Yuda Pratama mengungkapkan, korban pertama kali ditemukan oleh keponakannya. Sebelum ditemukan, saksi berniat berkunjung ke rumah korban. Namun, setibanya di lokasi dan pintu diketuk, tidak ada jawaban.
"Dia minta izin masuk ke dalam. Diketuk hampir 30 menit, tidak ada (jawaban). Ketemu saudaranya di luar, akhirnya diajak ke dalam lewat belakang, waktu masuk pintu belakang, ternyata terbuka. Setelah terbuka, dicek ke dalam ternyata ada mayat, dia enggak berani masuk terus lapor pak RT," lanjutnya.
Begitu keponakan dan Ketua RT setempat masuk, ternyata saksi menemukan bercak darah yang menggumpal di depan kulkas dan ceceran darah layaknya seseorang yang telah diseret.
Selain itu, kata Yuda, dirinya juga melihat ceceran darah yang menempel di tembok. Seretan darah juga terlihat di arah salah satu ruangan yang terdapat balai.
Tak hanya darah, tubuh korban juga dipenuhi luka memar di bagian bahu dan tangan korban. Selain itu, kepala korban juga dipenuhi darah.
"Lukanya di posisi bahu, tangan, memar. Kalau darah, sekujur kepala berdarah. Kalau luka tusukan kami belum tahu pasti karena kami baru cek bersama beberapa warga," jelas dia.
Saat di dalam, kata Yuda, para saksi melihat ada perusakan pintu belakang yang diduga dilakukan oleh pelaku.
"Ada perusakan pintu, itu di pintu belakang. Ada pembobolan, kondisinya pintu itu dibobol dari dalam," jelasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




