Polisi Cek TKP Kasus Mahasiswa Gelar Doa Rosario di Tangsel Alami Kekerasan
Senin, 6 Mei 2024 | 13:02 WIB
Tangerang Selatan, Beritasatu.com - Polres Metro Tangerang Selatan (Tangsel) membenarkan telah menerima laporan kasus dugaan kekerasan hingga pembacokan terhadap mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam) yang melakukan ibadah dan doa Rosario di sebuah rumah di kawasan Babakan, Cisauk, Tangerang.
Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alvino mengatakan pihaknya mengecek tempat kejadian perkara (TKP) hingga fakta-fakta terkait kasus tersebut.
BACA JUGA
Viral Mahasiswa Katolik Universitas Pamulang Alami Kekerasan Saat Ibadah, Polisi: Diselidiki
"Terkait laporan dugaan pengeroyokan dan penganiayaan sesuai Pasal 170 KUHP dan/atau Pasal 351 KUHP, masih diselidiki fakta-fakta di TKP," ujarnya saat dihubungi Senin (6/5/2024).
Malvino meminta publik menunggu terkait perkembangan kasus tersebut. "Mohon waktu nanti akan disimpulkan," pungkasnya.
Sebelumnya, viral di media sosial mahasiswa Unpam mengalami kekerasan hingga pembacokan saat melakukan ibadah. Dalam video yang beredar, sejumlah mahasiswa ketakukan dikerumuni massa. Beberapa mahasiswa tersebut terkena sabetan senjata tajam.
Salah satu mahasiswi mengaku ada pihak RT setempat yang turut melakukan persekusi. "Kalian tidak menghargai saya sebagai RT," ucap seorang mahasiswi tersebut menirukan ucapan RT.
Peristiwa itu salah satunya diunggah media sosial X @KatolikG. "Mahasiswa katolik Universitas Pamulang berkumpul di sebuah rumah di Victor Serpong dan berdoa Rosario, tetapi mereka digeruduk pak RT dan warga yang membawa sajam untuk membubarkan dan memukuli para mahasiswa yang sedang berdoa, beruntung tidak ada korban jiwa," demikian keterangan dalam video itu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




