MRT Targetkan Pendapatan Nontiket Rp 550 Miliar Tahun Ini
Selasa, 24 Mei 2022 | 21:04 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – PT MRT Jakarta mencatatkan pendapatan non-farebox atau nontiket sepanjang 2021 mencapai Rp 453,8 miliar. Angka itu tumbuh 22,64% dari capaian tahun 2020 yang sebesar Rp 370 miliar. Pada tahun ini, 2022, MRT menargetkan pendapatan nontiket Rp 550 miliar
Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar menjelaskan, raihan pendapatan selain tiket yang naik itu membuat perseroan untung pada tahun lalu, meski masih di tengah pandemi Covid-19.
Baca Juga: MRT Siapkan Hunian Terjangkau bagi yang Bergaji Rp 7 Juta
"Kita berhasil melewati pandemi ini karena bagaimana kita bisa mengandalkan pendapatan nontiket. Jadi waktu fase terkrisis itu penumpang MRT bisa 1.000-2.000 penumpang per hari, hampir tidak ada pemasukan. Tetapi pada titik itu MRT harus jalan. Apa yang kita lakukan adalah mendorong pendapatan nontiket dan itu yang berhasil mengangkat pendapatan kita bahkan tujuh kali lipat dari pendapatan tiket di tahun lalu," terang William di sela diskusi Forum Pemimpin Redaksi bersama PT MRT Jakarta di Jakarta, Selasa (24/5/2022).
Pada 2019, pendapatan nonfarebox MRT Rp 94 miliar kemudian pada 2020 mencapai Rp 370 miliar, dan pada 2021 memperoleh sebesar Rp 453,8 miliar.
Baca Juga: Akhir Tahun, Penumpang MRT Diharapkan Capai 80.000 Per Hari
William menargetkan, pada tahun ini raihan pendapatan non-farebox diharapkan mencapai Rp 550 miliar.
"Di tengah pandemi, non-farebox bisa kita dorong. Kita jaga mitra-mitra kita untuk berkolaborasi jangka panjang dan memastikan we grow together. Upaya ini untuk melepaskan dari dari ketergantungan, kita berharap independensi meningkat," imbuh William.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




