Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ini Kata 3 Pakar IPB
Minggu, 5 Juni 2022 | 12:58 WIB
Sementara itu, di Indonesia, salah satu kejadian penting pertanda kerusakan lingkungan yaitu meledaknya hama belalang kembara di Sumba Timur. Jutaan hama belalang kembara telah merusakan tanaman di Sumba Timur dan mulai bergerak ke Sumba Tengah hingga Sumba Barat Daya.
"Dugaan terjadinya fenomena ledakan (biodiversity loss) ini adalah karena perubahan iklim dan perubahan ekosistem di kawasan tersebut," ujar Damayanti.
Lebih lanjut menurutnya, mengatasi destruktivitas lingkungan yang saat ini terjadi di bumi. Diperlukan kebijakan berpihak, kemauan untuk menjalankan prinsip prinsip keberlanjutan.
"Political will ini harus hadir di berbagai institusi dan kelembagaan tanpa kecuali. Lebih jauh kita perlu membangun kerjasama multilateral dan solidaritas global yang inklusif agar mampu menavigasi kompleksitas masalah," kataya.
"Secara individu, kita harus mau dan mampu hidup sakmadya (secukupnya), karena akar masalah kerusakan di bumi adalah keserakahan. Kita perlu menghayati pesan pesan leluhur kita dalam menjalankan nilai nilai kehidupan yang arif dan adil," tutup Damayanti.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




