Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ini Kata 3 Pakar IPB
Minggu, 5 Juni 2022 | 12:58 WIB
Upaya penyelamatan bumi terus dilakukan sejak tahun 1982. Strategi konversi melalui perlindungan, pelestarian, dan pemanfaatan dengan bijak giat dilakukan.
"Kegiatan ini cukup berhasil, hingga saat ini Indonesia memiliki kawasan konservasi seluas 27 juta hektar. Namun perlu adanya perubahan dalam pemanfaatannya yakni melalui eco-innovation," paparnya.
Ketua Program Magister Ilmu Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Sekolah Pascasarjana IPB University, Hadi Susilo Arifin menilai pentingnya menjaga kelestarian keanekaragaman SDA di muka bumi.
Baca Juga: Guru Besar IPB Ajak Mahasiswa Polbangtan Jadi Pengusaha lewat KUR
"Konservasi yang dilakukan dilakukan untuk kemaslahatan manusia dan makhluk hidup lain. Pemanfaatan SDA harus dilakukan dengan cara yang bijak sehingga dapat diwariskan di masa mendatang," terangnya.
Tema yang diangkat pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini yakni Only One Earth. Konsep tersebut sebagai manifestasi keadaan bumi yang hanya ada satu dan perlu diselamatkan.
Dari dampak kerusakan bumi saat ini, pakar yang juga Guru Besar IPB University lainnya Damayanti Buchori, menitikberatkan kerusakan lingkungan yang makin menghebat.
Menurutnya, hilangnya hewan penyerbuk (lebah, burung, kelelawar, serangga serangga lainnya) yang akan mempengaruhi ketahanan pangan. Sebagai catatan lebih dari 75% tanaman pangan diserbuki oleh hewan penyerbuk.
Lebih jauh katanya, di beberapa negara Eropa dan Amerika ditemukan fakta penurunan populasi lebah yang dikenal dengan Global Pollinator Decline.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




