ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemkot Bogor Gelar Doa Lintas Agama di Tugu Kujang

Rabu, 17 Agustus 2022 | 17:58 WIB
VS
CP
Penulis: Vento Saudale | Editor: PAAT
Doa bersama lintas agama memperingati Hari Ke-77 RI di Tugu Kujang, Kota Bogor, Rabu, 17 Agustus 2022.
Doa bersama lintas agama memperingati Hari Ke-77 RI di Tugu Kujang, Kota Bogor, Rabu, 17 Agustus 2022. (B1/Vento Saudale)

Bogor, Beritasatu.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar doa lintas agama di Tugu Kujang, Bogor, Rabu (17/8/2022). Doa lintas agama dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 RI diharapkan menjadi kekuatan agar Indonesia bangkit pascapandemi.

Pembacaan doa dipimpin enam pemuka agama yang berbeda, yakni Habib Hasan Alatas (Islam), Romo Mikael Endro Susanto (Katollik), Pendeta Tri Susanto (Kristen Protestan), Jugo Sheng Andry Harsono (Konghucu), Mangku I Made Sutem (Hindu), dan Romo Cunda Jugiarta Supanda mewakili umat Buddha.

Baca Juga: Gelorakan Semangat Kemerdekaan, Sahabat Ganjar Gelar Jalan Sehat di Bogor

"Darah kita adalah darah pejuang bukan pecundang, DNA kita adalah DNA yang merangkul bukan memukul. Leluhur kita adalah orang-orang yang saling mencintai bukan saling melukai. Kita semua adalah orang orang yang punya tradisi saling mendorong dan saling menolong," kata Wali Kota Bogor Bima Arya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Sutem mengungkap lebih dari 30 tahun hidup di Kota Bogor. Kerukunan selalu terjaga. Dia menuturkan Bogor sebagai kota majemuk tentu mempunyai paham dan cara sudut pandang berbeda. Ia menilai perbedaan itu jangan menjadi penghalang.

"Jika masih ada paham-paham atau cara berpikir berbeda itu wajar saja, akan tetapi kita menjaga agar terkendali, sehingga suasana-suasana damai itu ada," katanya.

Baca Juga: HUT ke-77 RI, Puan Ajak Anak Bangsa Bangun Kekuatan Nasional

Ketua Umum Festival Merah Putih (FMP) Irwan S Wijaya mengatakan doa lintas agama merupakan puncak dari helatan FMP. Panitia masih menggelar berbagai festival dan lomba hingga akhir Agustus 2022.

Dari berbagai kegiatan, FMP setidaknya melibatkan sekitar 10.000 peran masyarakat. Pesta rakyat itu, lanjutnya, merupakan ajang silaturahmi setelah dua tahun kemeriahan hari kemerdekaan terhalang pandemi Covid-19.

"Karena ini kita lakukan oleh kita untuk kita dan Bogor untuk Indonesia. Harapan kami, dengan doa lintas agama ini kita berdoa, kita bersatu kembali menjadi kekuatan agar Indonesia bangkit," kata Irwan.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon