ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

KPU Pastikan Anggaran Pemilu Akan Dilaporkan Tiap Triwulan

Sabtu, 3 Desember 2022 | 13:06 WIB
PL
CP
Penulis: Pudja Lestari | Editor: PAAT
Ketua KPU Hasyim Asyari dalam acara Konsolidasi Nasional (Konsolnas) KPU RI di Ancol, Jakarta Utara, Jumat 2 November 2022.
Ketua KPU Hasyim Asyari dalam acara Konsolidasi Nasional (Konsolnas) KPU RI di Ancol, Jakarta Utara, Jumat 2 November 2022. (B Universe Photo / Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan anggaran Pemilu 2022 akan dipertanggungjawabkan secara transparan dalam laporan keuangan triwulan. Pernyataan ini merespons permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar KPU mengelola anggaran secara cermat. Hal ini mengingat Pemilu 2024 akan berlangsung di tengah ketidakpastian ekonomi.

Ketua KPU Hasyim Asyari mengatakan pengelolaan anggaran KPU mengikuti mekanisme Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendarahaan Negara. Hasyim memastikan KPU selalu mengikuti pedoman yang tertera dalam UU tentang mekanisme pembelanjaan dan pertanggungjawaban anggaran negara. KPU rutin menyusun laporan keuangan tiap empat bulan.

"Dalam setahun ada tiga laporan supaya nanti di bagian akhir tahun ada konsolidasi laporan keuangan. Supaya KPU juga terikat dengan azas atau prinsip akuntabilitas," ujar Hasyim ketika ditemui dalam acara jalan sehat Konsolidasi Nasional dalam Rangka Persiapan Pemilu 2024 di Monas, Jakarta, Sabtu (3/12/2022).

Hasyim mengatakan KPU berkomitmen untuk cermat mengelola anggaran di semua tingkatan, baik pusat maupun daerah, dari kabupaten atau kota hingga tingkat desa dan kelurahan. "Apa yang kita anggarkan, yang kita belanjakan semuanya harus dapat dipertanggungjawabkan," kata Hasyim.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta KPU memperhatikan hal-hak teknis, seperti detail kesiapan sarana dan prasarana logistik dan merencanakan pengadaan dalam jumlah sesuai pada waktu yang tepat. Jokowi juga meminta agar KPU mempersiapkan anggaran Pemilu 2024 secara matang. Sebab, Pemilu 2024 berlangsung di tengah ketidakpastian akibat kondisi ekonomi global.

"Pemilu 2024 ini kita selenggarakan dalam kondisi ekonomi global yang diliputi oleh ketidakpastian kita harus memiliki perasaan yang sama mengenai ini ekonomi global yang sulit diprediksi sulit dihitung sulit dikalkulasi," kata Jokowi dalam rapat Konsolidasi Nasional dalam Rangka Persiapan Pemilu 2024 di Jakarta, Jumat (2/12/2022),

Dalam rapat tersebut, KPU mengundang perwakilan seluruh personel KPU di tingkat provinsi, kabupaten, atau kota. Sejumlah agenda dilaksanakan, di antaranya melakukan verifikasi partai politik, persiapan untuk pemutakhiran daftar pemilih, penataan daerah pemilihan DPRD kabupaten/kota, pembentukan badan ad hoc panitia pemilihan tingkat kecamatan, persiapan untuk pemutakhiran daftar pemilih, dan penyerahan dukungan bagi bakal calon anggota DPD.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

IKN Akan Punya Dapil Khusus pada Pemilu 2029

IKN Akan Punya Dapil Khusus pada Pemilu 2029

NASIONAL
KPU Badung Dijatuhi Sanksi Tegas karena Buang Sampah ke Selokan

KPU Badung Dijatuhi Sanksi Tegas karena Buang Sampah ke Selokan

BALI
Kejari Tanjungbalai Tetapkan 4 Tersangka Korupsi Dana Hibah KPU

Kejari Tanjungbalai Tetapkan 4 Tersangka Korupsi Dana Hibah KPU

NUSANTARA
Anggota DPR Minta Audit Total KPU atas Penyewaan Jet Pribadi

Anggota DPR Minta Audit Total KPU atas Penyewaan Jet Pribadi

NASIONAL
Pilkada Ramai, Partisipasi Politik Warga di Pemerintahan Masih Rendah

Pilkada Ramai, Partisipasi Politik Warga di Pemerintahan Masih Rendah

NASIONAL
Ini 4 Provinsi Paling Tinggi Partisipasi Pemilih pada Pilkada 2024

Ini 4 Provinsi Paling Tinggi Partisipasi Pemilih pada Pilkada 2024

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon