ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Politik Sepekan, PKB Kukuhkan Cak Imin hingga PAN Sodorkan Nama Ganjar-Erick

Senin, 27 Februari 2023 | 13:19 WIB
MF
MF
Penulis: Muhammad Fakhruddin | Editor: DIN
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berikan sambutan di Rakornas PAN di Semarang, pada Minggu (26/02/2023).
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berikan sambutan di Rakornas PAN di Semarang, pada Minggu (26/02/2023). (Beritasatu.com/Rachman Pratama)

Jakarta, Beritasatu.com - Jagat politik nasional selama sepekan terakhir berlangsung dinamis dengan munculnya beberapa nama yang akan jadi bakal calon presiden 2024. Mulai dari PKB yang mengukuhkan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin hingga Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang menyodorkan nama Ganjar Pranowo-Erick Thohir ke Presiden Joko Widodo saat Rakornas PAN di Semarang, Jawa Tengah.

Berikut ini 5 rakuman berita politik di Beritasatu.com:

1. PKB Kukuh Cak Imin Jadi Capres
Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid mengatakan sesuai dengan hasil muktamar, DPP PKB mengukuhkan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin agar maju di Pilpres 2024. Dia menambahkan bisa disandingkan dengan Prabowo Subianto atau Anies Baswedan.

"Memutuskan agar Ketua Umum DPP PKB, Gus Muhaimin dapat maju menjadi pemimpin nasional baik presiden maupun capres. Namun saya berkukuh tetap capres," ungkap Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid dalam acara Uji Kelayakan dan Kepatutan Bakal Calon Anggota Legislatif DPR RI 2024 di Kantor DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jakarta Pusat,Selasa (21/2/2023).

ADVERTISEMENT

2. Nasdem Khawatir Demokrat Belum Tetapkan Anies di Forum Resmi
Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali mengaku khawatir dengan sikap Partai Demokrat yang belum menetapkan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden 2024 di forum resmi partai. Partai Demokrat, kata Ali, baru mendukung Anies sebagai bacapres 2024 hanya berdasarkan pernyataan ketua umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Mekanisme pengambilan keputusan pencalonan Pak Anies itu kan harusnya diambil lewat mekanisme internal partai," ujar Ali saat dihubungi wartawan, Sabtu (25/2/2023).

3. PDIP Tutup Pintu Koalisi dengan Nasdem, Demokrat, dan PKS
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto memastikan partainya tidak akan berkoalisi dengan Nasdem, Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Pilpres 2024. Pasalnya, kata Hasto, tiga parpol yang sedang menggagas Koalisi Perubahan tersebut, akan mengusung, antitesa dari Presiden Joko Widodo, Anies Baswedan di Pilpres 2024.

"(Kami akan) bergabung dengan koalisi yang tidak mengusung antitesa Pak Jokowi sehingga kami jelas berbeda dengan NasDem, Demokrat, PKS yang telah mengusung Bapak Anies Baswedan," ujar Hasto di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (23/2/2023).

4. Anies Apel Siaga PKS

Bakal Calon Presiden Anies Baswedan meminta para pendukungnya dan kader PKS untuk tidak memanfaatkan hoaks dan fitnah dalam memenangkan Pilpres 2024. Menurut Anies, kekuatan utama memenangkan kontestasi demokrasi adalah rekam jejak.

"Dalam kerja ke depan, tidak perlu membuat hoaks dan tidak perlu menyerang lawan. Karena kita percaya diri dengan rekam jejak, rekam gagasan, dan rekam program," ujar Anies saat memberikan sambutan di kegiatan Apel Siaga PKS #MenangBersamaRakyat, Stadion Madya, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (26/2/2023).

5. Zulkifli Hasan Sodorkan Nama Ganjar dan Erick ke Jokowi
Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) menyodorkan nama Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Menteri BUMN Erick Thohir ke Presiden Joko Widodo saat pidato pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemenangan Pemilu 2024 dan Workshop di Kota Semarang, Jawa Tengah.

"Di sini ada Pak Ganjar dan Pak Erick, Pa, kelihatannya harmonis Pa, sebagai panglima perang kita tunduk pada panglima tinggi (Jokowi), jadi terserah bapak," kata Zulhas, Minggu (26/2/2024).



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon