ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Mahfud MD Ungkap Penyebab Pengusutan Kasus TPPO Sempat Macet

Minggu, 25 Juni 2023 | 15:27 WIB
MR
H
Penulis: Muhammad Aulia Rahman | Editor: HE
Aparat Kepolisian dari Polres Lamongan berhasil membongkar praktek Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Rabu 21 Juni 2023.
Aparat Kepolisian dari Polres Lamongan berhasil membongkar praktek Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Rabu 21 Juni 2023. (Beritasatu.com/Ahmad Shoim)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengungkapkan, dahulu pengusutan kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) sempat macet. Hal tersebut tak lepas dari keberadaan oknum yang membekingi para pelaku TPPO.

"Dulu seperti macet karena ada sindikat, ada beking, ada macam-macam," kata Mahfud di Jakarta, Minggu (25/6/2023).

Mahfud mengakui, kini pengusutan kasus TPPO sudah membaik. Ratusan orang pun telah dijerat sebagai tersangka oleh kepolisian karena diduga terlibat dalam kasus TPPO.

ADVERTISEMENT

"Sekarang sudah lebih dari 450 sudah jadi tersangka, kemudian lebih dari 1.500 orang dalam tiga minggu ini diselamatkan dari tindakan perdagangan orang itu dan sekarang kita akan terus meningkat tindakannya," ungkapnya.

Mahfud menyebut, sindikat TPPO sebelumnya melibatkan kalangan sipil. Kini, ada dugaan institusi tertentu turut terlibat. Namun, dia tidak mengungkapkan lebih detail soal dugaan itu.

"Kalau kemarin dilakukan sindikat-sindikat di kalangan sipil, sekarang apa namanya calo-calo di tingkat masyarakat nanti akan ke institusi yang turut membantu," tutur Mahfud.

Satuan tugas (satgas) TPPO Polri dan Polda jajaran hingga 22 Juni 2023 telah meringkus 580 tersangka terkait kasus TPPO. Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, ratusan tersangka itu dari 494 laporan polisi dengan modus diming-imingi menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Pekerja Rumah Tangga (PRT).

"Terbanyak yakni mengiming-imingi korban bekerja sebagai PMI atau PRT. Modus ini tercatat ada 375 kasus," kata Ramadhan.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kasus ART Tewas di Benhil, Polisi Selidiki Dugaan TPPO dan Eksploitasi

Kasus ART Tewas di Benhil, Polisi Selidiki Dugaan TPPO dan Eksploitasi

JAKARTA
MA Minta Penegak Hukum Aktif Ingatkan Korban TPPO Soal Restitusi

MA Minta Penegak Hukum Aktif Ingatkan Korban TPPO Soal Restitusi

NASIONAL
Korban TPPO Sulut di Libya Tiba di Indonesia

Korban TPPO Sulut di Libya Tiba di Indonesia

NUSANTARA
Kasus TPPO Terbongkar, Polisi Selamatkan Bayi di Jeneponto

Kasus TPPO Terbongkar, Polisi Selamatkan Bayi di Jeneponto

SULAWESI SELATAN
Kronologi Ibu di Makassar Jual Bayinya Rp 4 Juta dengan Modus Adopsi

Kronologi Ibu di Makassar Jual Bayinya Rp 4 Juta dengan Modus Adopsi

SULAWESI SELATAN
Polda Sulut Bongkar Sindikat TPPO, dari Admin Judol Kamboja hingga LC

Polda Sulut Bongkar Sindikat TPPO, dari Admin Judol Kamboja hingga LC

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon