ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

KPK: Buronan E-KTP Paulus Tannos Sudah Jadi Warga Afrika Selatan

Jumat, 11 Agustus 2023 | 14:00 WIB
IO
MR
R
Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu, 3 Mei 2023.  
Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu, 3 Mei 2023.   (B1/Muhammad Aulia)

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Bagian Pemberitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri menjelaskan jika buronan kasus dugaan korupsi pengadaan KTP elektronik (e-KTP), Paulus Tannos kini sudah menjadi warga Afrika Selatan. Direktur Utama PT Shandipala Arthaputra itu kini juga sudah berganti identitas.

"Yang bersangkutan sudah berganti identitasnya dan paspor negara lain di wilayah Afrika Selatan," kata Ali dalam keterangannya, Jumat (11/8/2023).

Ali menyadari mengganti kewarganegaraan bukan hal yang mudah. Untuk itu, KPK akan mengusut pihak-pihak yang membantu Paulus Tannos.

ADVERTISEMENT

"Apakah pengubahaan namanya dilakukan ketika dia berada di dalam negeri, atau ada pihak-pihak yang sengaja kemudian membantu mengubah namanya. Karena mengubah nama enggak segampang yang kita bayangkan. Ada proses-proses hukum," jelasnya.

KPK sudah mengetahui keberadaan Paulus Tannos, tetapi KPK mengalami kendala dalam membawa Paulus Tannos ke Indonesia.

"KPK sudah menemukannya di luar negeri, kami tidak perlu menyebutkan negaranya," ungkap Ali.

Lebih lanjut, Ali menjelaskan jika KPK telah menerbitkan red notice baru terhadap Paulus Tannos.

"Poin pentingnya adalah kami sudah ajukan kembali red noticenya atas nama barunya," jelasnya.

Sebelumnya, KPK memperoleh informasi Paulus Tannos mengubah nama di Indonesia. KPK juga sempat mengungkapkan Tannos sempat terlacak berada di Thailand. Hanya saja, Paulus belum bisa diringkus oleh KPK akibat menemui hambatan.

Diketahui, KPK menetapkan empat tersangka kasus korupsi proyek e-KTP pada Agustus 2019. Keempat tersangka itu, yakni mantan anggota Komisi II DPR Fraksi Partai Hanura Miryam S Haryani, Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI (PNRI) sekaligus Ketua Konsorsium PNRI Isnu Edhi Wijaya.

Berikutnya Ketua Tim Teknis Teknologi Informasi Penerapan KTP Husni Fahmi, dan selanjutnya Dirut PT Shandipala Arthaputra Paulus Tannos.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Paulus Tannos Ajukan Praperadilan Lagi, KPK Tegas Siap Melawan

Paulus Tannos Ajukan Praperadilan Lagi, KPK Tegas Siap Melawan

NASIONAL
KPK Apresiasi Hakim Tolak Praperadilan Paulus Tannos

KPK Apresiasi Hakim Tolak Praperadilan Paulus Tannos

NASIONAL
KPK: Paulus Tannos Tak Butuh Praperadilan, tetapi Berhenti Jadi Buron

KPK: Paulus Tannos Tak Butuh Praperadilan, tetapi Berhenti Jadi Buron

NASIONAL
KPK Yakin Hakim Akan Tolak Praperadilan Paulus Tannos karena Masih DPO

KPK Yakin Hakim Akan Tolak Praperadilan Paulus Tannos karena Masih DPO

NASIONAL
KPK Pertanyakan Keabsahan Praperadilan Paulus Tannos

KPK Pertanyakan Keabsahan Praperadilan Paulus Tannos

NASIONAL
KPK Siapkan Jawaban atas Praperadilan Paulus Tannos

KPK Siapkan Jawaban atas Praperadilan Paulus Tannos

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon